oleh

B-Trust Latih Perangkat Desa Sukseskan SDGs di KSB

SUMBAWA BARAT–Dalam rangka mendukung pembangunan desa di Sumbawa Barat, lembaga B-Trust bersama Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat menggelar Train on The Trainer (TOT) serta bimbingan teknis bagi sejumlah NGO lokal dan pemerintah desa, selama dua hari yang berlangsung Rabu dan Kamis, 19 sampai 20 Januari 2022 di Taliwang.

Pembangunan desa melalui SDGs (Sustainable Development Goals – SDG’s) atau tujuan pembangunan berkelanjutan, dibutuhkan sinergisitas antara pemerintah dan swadaya masyarakat dalam mencapai sasaran dan tujuan SDGs Desa.

Untuk mencapai goal dimaksud dibutuhkan peningkatan skill bagi SDM yang terlibat di dalamnya. Salah satu NGO lokal Marni Sulastri, SH dari lembaga Kabar Bumi menyatakan program ini telah diinisiasi sejak beberapa bulan lalu. Berkat kerja sama yang baik dengan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, kegiatan ini bisa terselenggara.

Program SDGs di Sumbawa Barat ini, menurut Marni, difokuskan kepada tiga desa dan menjadi pilot proyek, yakni Desa Sapugara Bree, Kecamatan Brang Rea, Desa Seran, Kecamatan Seteluk, dan Desa Batu Putih, Kecamatan Taliwang.

Baca Juga:   Terpergok Potong Dana BLT-UMKM, Empat Perangkat Desa Ditangkap

Adapun tujuan dari SDGs Desa dijelaskan Marni yakni sesuai indikator yang ditetapkan pemerintah, seperti Desa Tanpa Kemiskinan, Desa Tanpa Kelaparan, Desa Sehat dan Sejahtera, Pendidikan Desa Berkualitas, Keterlibatan Perempuan Desa, Desa Layak Air Bersih dan Sanitasi, Desa Berenergi Bersih dan Terbarukan, Pertumbuhan Ekonomi Desa Merata, Infrastruktur dan Inovasi Desa sesuai Kebutuhan, Desa Tanpa Kesenjangan, Kawasan Pemukiman Desa Aman, Konsumsi dan Produksi Desa Sadar Lingkungan, Tanggap Perubahan Iklim, Desa Peduli Lingkungan Laut, Desa Peduli Lingkungan Darat, Desa Damai Berkeadilan, dan Kemitraan untuk Pembangunan Desa.

Kepada media, Direktur Eksekutif B-Trust Amirah Kaca, ST, MPA menyatakan, tujuan pelaksanaan bimbingan teknis ini yakni, memperkuat pemahaman Perangkat Desa atau stakeholder terkait Pengarusutamaan SDGs di dalam Perencanaan Pembangunan dan Budget, penguatan kapasitas Perangkat Desa atau stakeholder terkait cara penyusunan yang menjadi prioritas pembangunan di tiga desa terpilih dengan pendekatan SDGs desa di Kabupaten Sumbawa Barat dan meningkatkan pemahaman dan kemampuan Perangkat Desa pada tiga desa terpilih sebagai pilot program PEDULI SGDs tentang cara berkolaborasi dengan stakeholder terkait.

Baca Juga:   Ganjar Temukan Perangkat Desa Terdaftar sebagai Penerima BST

Output dari kegiatan ini yakni, partisipan memahami pentingnya perencanaan partisipatif melalui pendekatan SDGs desa, partisipan memahami cara menyusun prioritas pembangunan di desa sesuai dan selaras dengan SDGs desa dan partisipan memahami cara membangun kolaborasi dengan berbagai pihak untuk pembangunan di Desa,” jelasnya.

Adapun metode pelatihan yakni, disampaikan melalui metode paparan dari narasumber, dilanjutkan dengan diskusi untuk memperjelas pemahaman serta memperluas cakupan materi, dan dikombinasikan dengan simulasi.

Secara terpisah, Kepala Desa Sapugara Bree, Andi Subandi, SPd memaparkan terkait program SDGs ini, di mana desanya menjadi salah satu Desa Pilot Projec mengatakan, program SDGs ini menjadi penting bagi Pemerintah Desa karena diatur juga lewat Pemerintah Desa dengan 17 indikator yang menjadi harapan pemerintah.

Harapan Pemerintah Desa terhadap Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat dalam menyukseskan SDGs ini, menurut Andi, butuh kolaborasi yang terus menerus dan bukan bicara like and dislike tapi bicara prioritas yang menjadi kebutuhan masyarakat.

Baca Juga:   Dana Desa Naik Jadi Rp72 Triliun

“Ini awal yang bagus, butuh kolaborasi semua pihak baik NGO, Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat, kalau kami mau mengandalkan APBdes saja tentu kami juga sudah punya rencana-rencana yang telah diatur, harapan kita kedepan bisa terintegrasi antara harapan pemerintah Daerah dan Pemerintah Desa dalam memajukan desa dan ini yang akan diedukasi melalui B-Trust dalam mensukseskan SDGS Desa ke depan,” jelas Andi Subandi.

Sementara itu mewakili Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, Syamsul Hadi, SPd Kabid Sosbud Bappeda dan Litbang menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat kedepan siap bersinergi dengan Desa dan NGO yang ada dalam rangka memenuhi target indicator SDGs, pemerintah menurutnya terus berupaya mendengar apa yang menjadi harapan masyarakat sejauh ini baik melalui musrenbang dan forum-forum masyarakat lainnya.

“Sejauh ini Pemerintah terus berupaya menekan angka kemiskinan termasuk secara umum indicator yang ada dalam SDGs, kedepan penting ssinergisitas dalam mencapai tujuan bersama,” ujarnya. (K1)

Berita Lainnya