JAKARTA – Istri musisi Indra Lesmana, Hanny Trihandojo, yang mengidap autoimun sempat kritis karena Covid19.
Perjuangan sang istri melawan Covid-19 ditulis Indra Lesmana dalam unggahan di laman Instagram pribadinya. Indra bersyukur sang istri bisa kembali ke tengah pelukan keluarga.
“Alhamdulillah hari ini akhirnya aku bisa bersama istriku kembali setelah harus dipisahkan selama 2 minggu. Bersyukur sekali dan sekaligus bangga terhadap istriku yang telah menang berjuang melawan Covid-19 dan menjadi Covid Survivor dengan Comorbid autoimmune,” tulis Indra dilihat SiberIndo, Kamis (25/11/2021).
Hanny mengalami gejala pada 4 November 2021, baru pada 7 November memutuskan PCR dan dinyatakan positif dengan CT 13 pada 8 November 2021.
Setelah dibawa ke rumah sakit, istri Indra Lesmana dianggap mempunyai gejala ringan. Oleh karena itu, dokter memberikan obat dan memperbolehkan istri Indra Lesmana isolasi mandiri serta rawat jalan.
Hingga akhirnya, Indra Lesmana memilih untuk melakukan isolasi terpusat.
“Setelah mencoba menghubungi sahabat-sahabat di Bali kami dianjurkan untuk Isoter (Isolasi Terpusat), namun untuk Isoter tentunya butuh data-data hasil darah dan CxR, yang ternyata setelah di-check, Hon masuk dalam kategori terpapar Covid-19 dengan gejala sedang/berat ditambah memiliki comorbid autoimmune dan harus masuk rumah sakit saat itu juga,” jelasnya.
“Saat itu hari mulai malam dan kami sudah cukup letih sehingga akhirnya malam itu kami memutuskan untuk Hon makan malam, minum obat antivirus dan obat-obatan lainnya, bermalam di Villa Isoter. Saya pulang ke rumah dan melakukan isolasi dengan tidak bertemu anak-anak dulu. Saya dan Hon sebelum tidur memasang alarm setiap 3 jam untuk bisa bangun dan check saturasi melalui oxymeter. Malam itu Hon demam tinggi,” cerita Indra .
9 November 2021, Indra dari banyak masukan memilih membawa sang istri ke Rumah Sakit Surya Husada. Akhirnya sang istri masuk ruang rawat isolasi.
Tiga Anak
Indra Lesmana dan anak-anaknya, 3 hari kemudian setelah melakukan isolasi mandiri melakukan PCR. Semua hasilnya negatif.
“Sehingga selain dengan dokter-dokter yang menangani langsung, saya juga melakukan konsultasi bersama dokter-dokter autoimmune nya Hon yang ada di Bali maupun Jakarta. Hari ke 6,7, dan 8 adalah hari-hari yang paling berat, saturasi Hon semakin drop dan setiap batuk (maaf) mengeluarkan darah,” kisah Indra Lesmana.
“Namun dengan bantuan dokter-dokter yang luar biasa, perawat-perawat yg baik hati, doa dan support dari sahabat-sahabat, dan komunikasi dari dokter-dokter lainnya, Alhamdulillah Hon melewati masa kritisnya dengan baik dan hari Sabtu tanggal 20 November kami dikabari oleh tim dokter bahwa progress Hon sangat memungkinkan unttk recovery rawat jalan, insyaAllah Selasa tanggal 23 November,” lanjutnya.
Akhirnya pada 22 November 2021, sang istri diperiksa dan dinyatakan boleh keluar dari rumah sakit.
“Kemarin setelah Hon diperiksa kembali, Alhamdulillah Hon dinyatakan boleh keluar rumah sakit untuk bisa mulai rawat jalannya hari ini,” tutupnya. (ben)










