TANGGAMUS – Pengungkapan kasus dan penangkapan RH (33), oknum guru ngaji tersangka dugaan pencabulan terhadap enam santrinya, jadi sorotan organisasi pemerhati anak di Kabupaten Tanggamus, Lampung.
Insiden pencabulan itu terjadi di Kecamatan Kelumbayan Kabupaten Tanggamus, beberapa waktu lalu.
Apresiasi tersebut datang dari ketua Yayasan Global Potensi Kabupaten Tanggamus yang bergerak di bidang sosial, perhatian terhadap anak, pola asuh anak dan bantuan anak-anak yatim.
Yayasan ini eralamat di Jalan Raya Komplek Pemkab Tanggamus, Pekon Kampung Baru, Kota Agung Timur.
Ketua Yayasan Global Potensi Yeni Ernani bersama Pembina Yayasan Zulwani datang langsung ke Polres Tanggamus untuk menyampaikan apresiasi tersebut
Mereka diterima langsung Kasat Reskrim Iptu Ramon Zamora, SH mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Satya Widhy Widharyadi, SIK di ruang kerjanya, Jumat (24/9/21) siang.
“Kami datang ingin menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Tanggamus dan jajarannya yang sudah melakukan penangkapan RH, oknum guru ngaji di Kecamatan Kelumbayan Barat,” kata Zulwani, pembina Yayasan Global Potensi Tanggamus.
Zulwani mengaku, selain menyampaikan apresiasi itu, mereka juga menyampaikan apreasiasi dan pesan Kak Seto selaku pemerhati anak atas keberhasilan Polres Tanggamus.
“Kami juga menyampaikan pesan Kak Seto untuk menyampaikan apresiasi ini,” ujarnya.
Atas kasus yang menimpa enam korban tersebut, Zulwani mengaku sangat prihatin.
“Kami tentunya juga akan melakukan pendampingan jika dibutuhkan,” ujarnya.
Ke depan, Zulwani mengaku akan bersama-sama pemerintah melakukan upaya pencegahan-pencegahan dengan sosialisasi, edukasi secara serius khususnya mengenai kekerasan terhadap anak.
Kasat Reskrim Iptu Ramon Zamora mengucapkan terima kasih atas dukungan serta apresiasi kepada Polres Tanggamus dan jajaran.
“Kami ucapkan terima kasih, kepada organiasi pemerhati anak yang telah memberikan dukungan kepada Polres Tanggamus,” kata Iptu Ramon mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Satya Widhy Widharyadi, SIK.
Kasat berharap, organisasi pemerhati anak dan pemerintah dapat meningkatkan perhatian kepada anak-anak di Kabupaten Tanggamus sehingga tidak menjadi korban kekerasan maupun pelaku kejahatan.
“Kami berharap semua unsur bahu membahu mencegah kekerasan terhadap anak. Selain itu bersama-sama melakukan pencegahan agar anak tidak melakukan tindak pidana,” katanya. (Nn-Yan-J)











Komentar