oleh

Rakor Menteri Tak Pakai Masker, Warga: Mirip Kayak Bocah, Bandel!

JAKARTA – Rapat Koordinasi Tingkat Menteri (RKTM) yang membahas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang berlangsung di Jakarta, Sabtu (22/8) menuai kontroversi. Dalam foto yang tersebar di jagad maya, sejumlah Menteri dan jajarannya begitu percaya diri, foto bareng tidak memakai masker, padahal Jakarta merupakan episentrum wabah Virus Corona (COVID-19).

”Yang kemarin fotonya beredar itu ya, wah memang ga patut dicontoh. Padahal Pak Presiden Jokowi berulangkali menegaskan, patuhi protokol kesehatan. Memang harus direshuffle segera Pak Presiden,” terang Subowo warga Palmerah, Jakarta Selatan, Selasa (25/8).

Senada disampaikan Mahmud Subari warga Serpong, Kabupaten Tangerang. ”Pak Bupati kami saja, kemana-mana pakai masker dan alat pelindung kalau ketemu warganya. Ini sekelas menteri, kelakuannya kayak bocah. Bandel!” timpalnya.

Baca Juga:   Viral, Pasangan Pengantin Baru di Polman Diarak Pakai Gerobak Dorong

Nada miring pun dilontarkan Markuyung. ”Mas kalau ketemu menterinya tolong disampaikan. Jangan ngasih contoh ngak benar. Jakarta itu kawasan merah. Sudah kebal Corona kali ya,” timpal pria yang berprofesi Ojek Online itu.

Rapat yang membahas soal PEN itu salah satunya mengangkat isu strategi nasional dan pengembangan infrastruktur.

Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan A. Djalil, dalam Rapat Koordinasi Tingkat Menteri (RKTM) melalui keterangan tertulis di Jakarta menjelaskan menghadapi masa pandemi COVID-19, dibutuhkan juga percepatan pembangunan untuk membantu pemulihan ekonomi serta menjaga pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga:   Bondowoso Viral Dengan Keindahan Jalan Serupa Pantai Pandawa

Menurut dia, penyediaan infrastruktur dasar oleh Kementerian ATR/BPN berfungsi untuk memperlancar jalur konektivitas serta pengembangan wilayah dan ekonomi di kawasan perbatasan Negara sehingga akan menjadi beranda terdepan dan etalase bangsa.

Dari segi pariwisata, Kementerian ATR/BPN juga mendukung pembangunan di 5 destinasi pariwisata super prioritas, yaitu Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang yang diperkirakan dapat pulih (rebound) secara signifikan pasca pandemi COVID-19.

Sofyan juga mengatakan saat ini Kementerian ATR/BPN memanfaatkan teknologi informasi, sehingga layanan pengurusan terkait pertanahan bisa lebih cepat dan efisien.

Baca Juga:   Terancam Dicopot dan Diganti, Anggota DPRD Sengaja Tabrak Polisi Lalu-lintas

”Kementerian ATR/BPN diharapkan dapat menjadi institusi pengelola pertanahan dan tata ruang yang bertaraf internasional. Kami akan meningkatkan standar kantor supaya berstandar internasional. Sehingga masyarakat tidak perlu repot ke kantor lagi,” kata dia.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto mengharapkan ekonomi Indonesia tahun ini dapat tumbuh positif meskipun di tengah pandemi COVID-19.

”Saya dan para menteri di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian membahas hal-hal terkait strategi percepatan realisasi belanja program-program strategis, supaya ekonomi Indonesia tahun ini tumbuh positif,” kata Airlangga. (oke/sep)

Komentar

Berita Lainnya