oleh

Lagi, Siswa MAN IC Batam Lolos Seleksi Pertukaran Pelajar ke Amerika

BATAM – Pandemi tidak menghalangi siswa madrasah untuk mengukir prestasi. Salah satunya adalah prestasi yang diraih Adam Dzaki Mubarak, siswa kelas XI IPA MAN Insan Cendekia Kota Batam.

Dia dinyatakan lulus seleksi pertukaran pelajar ke Amerika Serikat pada program Kennedy-Lugar Youth Exchange and Study (KL-YES) 2021 – 2022.

Program ini diselenggarakan oleh Bina Antarbudaya. Yaitu, organisasi nirlaba yang merupakan mitra AFS Intercultural Programs.

Lembaga ini bertanggungjawab dalam melaksanakan program-program pertukaran pelajar seperti AFS (American Field Service) dan YES (Youth Exchange Studi).

Setiap tahunnya, Bina Antarbudaya berusaha mengirimkan siswa-siswi terbaik dari seluruh Indonesia untuk mengikuti program pertukaran pelajar ke berbagai negara tujuan.

Baca Juga:   "Indonesian Night” di Oregon Tampilkan Sejarah Danau Toba, Begini Reaksi Penonton

Adam kini tinggal menunggu jadwal pemberangkatan yang masih terkendala penyebaran Covid-19 di seluruh dunia.

“Semoga, kemudahan dan keberkahan menyertai setiap langkah Adam ke depan,” kata Kepala MAN IC Batam Rudianto di Batam, Jumat (23/4/2021).

Untuk sampai terpilih, kata Rudianto, Adam telah melewati serangkaian proses seleksi yang cukup panjang dan ketat.

Itu dilakukan mulai dari seleksi berkas, seleksi daerah, seleksi nasional dan terakhir seleksi tingkat internasional.

Menurut Rudianto, lulusnya Adam pada program KL-YES ini bukanlah yang pertama bagi MAN IC Batam.

Baca Juga:   Polda Kepri Ungkap 307 Kasus Narkoba, Termasuk 107 Kg Sabu

Sebelumnya, ada Fachri Al-Hadid Indra tahun 2018-2019 dan Satria Wijaya tahun 2019-2020 ke Amerika Serikat.

Kemudian pada tahun 2020-2021 tiga siswa MAN IC Batam lulus KL-YES ke Jepang yaitu Farhan Azura, Dion Karnegi, dan M. Zikril Hakim.

Setiap tahun, katanya, ada siswa MAN IC Batam yang lolos seleksi KL-YES.

Ini membuat segenap keluarga besar MAN IC Kota Batam ikut bangga dan bersyukur.

Adam bisa meneruskan estafet kakak kelasnya yang lebih dulu mengikuti program ini.

Baca Juga:   Ditilang Polisi Amerika, Begini Kata Luna Maya

“Semoga kesempatan emas ini dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk menimba ilmu dan pengalaman serta akses di Negeri Paman Sam yang sangat maju di bidang sains dan teknologi,” jelasnya.

Ia berharap, prestasi Adam dapat jadi motivasi bagi siswa lain untuk bertarung di tahun-tahun berikutnya agar bisa meraih kesempatan berharga ini.

“Terima kasih kepada lembaga promotor, juga guru pembimbing ustadzah Ulfia Muruu’ah, SPd, yang telah mengarahkan anak-anak,” katanya.

Rudianto berharap hal ini bisa menjadi kontribusi dalam mewujudkan madrasah hebat, bermartabat. (*)

Sumber: kemenag.go.id – Agus Sopian

Komentar

Berita Lainnya