oleh

Kapal Penumpang Tenggelam di Perairan Teor Maluku, Tim SAR Dikerahkan

AMBON – Sebuah kapal  penumpang dilaporkan tenggelam di sekitar perairan Pulau Teor, Kabupaten Seram Bagian Timur, Maluku.

Akibatnya 13 orang dikabarkan hilang dan hingga saat ini masih dilakukan pencarian oleh Basarnas setempat.

“Kapal Basarnas sekarang dalam posisi siaga menunggu kondisi cuaca agak membaik agar bisa langsung bergerak menuju lokasi kecelakaan,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ambon Mustari, Kamis (24/3/2022).

Kantor Pencarian dan Pertolongan Ambon mengerahkan pesawat dan kapal untuk mencari delapan dari 13 korban kecelakaan kapal tersebut.

Mustari mengatakan, satu pesawat terbang milik pengawas perikanan dikerahkan untuk memantau lokasi kecelakaan kapal dari udara.

Kapal SAR Abimanyu dan Kapal Angkatan Laut Panana milik Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut IX Ambon juga dikerahkan untuk mendukung upaya pencarian.

Baca Juga:   Hanya Satu dari 11 Kabupaten/Kota di Maluku Terpapar Kasus Konfirmasi Covid-19

Selain itu, Kapal Patroli (KP) Paus milik pengawas perikanan yang digunakan untuk membantu operasi pencarian di wilayah perairan Pulau Baam dan Pulau Teor itu.

Anggota tim SAR maupun seluruh unsur potensi SAR yang dilibatkan dalam operasi pencarian korban longboat tenggelam itu sudah mempersiapkan diri sejak pagi hari.

Kapal penumpang (lobgboat) dilaporkan mengalami musibah di sekitar Perairan Pulau Teor, Kabupaten Seram Bagian Timur pada Rabu, (23/3/2022), sore hari.

Kapal ini membawa rombongan pegawai Inspektorat dan Bappeda kabupaten setempat.

Dalam rombongan itu juga dilaporkan terdapat Camat Teor Indah Adhayati Rumakway, seorang anak berusia tiga tahun bernama Hairudin, serta tiga warga bernama Jafar Rumatiga, Idrus Retob, dan Saida Keliobas.

Baca Juga:   Enggrang Batok dan Hela Rotang Rangsang Aktivitas Fisik di Tengah Demam Gawai

Sedangkan pegawai Inspektorat masing-masing Rinto, Ismail Hatala, Ibrahim Kilwouw dan tiga pegawai Bappeda Kabupaten Seram Bagian Timur, yakni Gusti Pattikupang, Uya Kilkoda, serta Fajrin.

Anggota DPRD Kabupaten Seram Bagian Timur Umar Gazam membenarkan adanya kecelakaan di laut yang menimpa Camat Teor dan rombongan Inspektorat serta Bappeda setempat itu.

“Saya sedang melakukan tugas di luar daerah, namun ada laporan yang diterima dan beritanya ramai di media sosial. Rombongan ini sedang melakukan tugas pengawasan rutin pengelolaan DD-ADD di wilayah itu,” kata Umar.

Baca Juga:   Terjadi Letusan Susulan, Jumlah Korban Terus Bertambah, Bantuan Mulai Mengalir

Longboat yang ditumpangi mereka dilaporkan tenggelam antara Perairan Pulau Bam dan Pulau Teor, dan satu orang dilaporkan selamat setelah berenang sekitar delapan jam menuju pantai Pulau Teor.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ambon masih menunggu kondisi cuaca membaik untuk melakukan operasi SAR dengan kapal Basarnas.

“Kapal Basarnas sekarang dalam posisi siaga menunggu kondisi cuaca agak membaik agar bisa langsung bergerak menuju lokasi kecelakaan,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ambon Mustari di Ambon, Kamis (24/3/2022).

Anggota tim SAR maupun seluruh unsur potensi SAR yang akan dilibatkan dalam operasi pencarian hari pertama ini, mereka sudah mempersiapkan diri sejak pagi hari. (*/Siberindo)

Berita Lainnya