PANGKALPINANG–Mulai 1 April, parkir area Bandara Depati Amir Pangkalpinang tidak lagi melayani pembayaran tunai. Hal ini sejalan dengan keinginan pimpinan pusat PT AP untuk menerapkan pembayaran parkir secara nontunai.
Excecutive General Manajer (EGM) Angkasa Pura II Bandara Depati Amir Pangkalpinang Mohamad Adiwiyatno di Pangkalpinang, Babel saat coffee morning bersama insan pers, Rabu (23/3/2022), menyampaikan harapan media dapat menyebarluaskan informasi ini kepada masyarakat.
”Hari ini sengaja kita gelar coffee morning bersama rekan-rekan media karena per 1 April, PT Angkasa Pura II akan menerapkan pembayaran parkir secara nontunai atau menggunakan e-money. Ini kebijakan dari pusat, untuk digitalisasi di seluruh bandara,” ungkap Mohamad Adiwiyatno.
Dijelaskannya, penerapan ini merupakan keinginan pimpinan pusat AP dengan tujuan memperlancar proses pembayaran, sehingga dapat menghindari kemacetan.
“Khawatirnya nanti ada yang buru-buru harus ngantre lama jika pembayaran tunai, jadi jika memang menggunakan aplikasi. Kan langsung sekali tempel, bisa mempermudah dan mempercepat pelayanan,” ucapnya.
Terkait harga, dijelaskannya masih menggunakan tarif lama karena dari tahun 2017 belum ada perubahan.
Di samping pembayaran via aplikasi dana Gopay, bagi pelanggan yang ingin mencetak kartu, nantinya akan disiapkan booth atau stand dari bank BNI, Mandiri, dan BRI terkait untuk mempermudah masyarakat yang belum ada aplikasi pembayarannya.
“Jadi, kami berharap rekan-rekan media bisa membantu untuk mensosialisasikan hal ini ke masyarakat, dan mengubah stigma masyarakat agar bisa beralih atau menuju digitalisasi,” tutupnya. (red)










