BALIKPAPAN – Rumah Sakit Siloam Balikpapan berhasil melaksanakan bedah jantung terbuka atas seorang pasien. Ini merupakan yang pertama di Kota Balikpapan bahkan di Kalimantan Timur.
“Bedah jantung terbuka pertama di Balikpapan ini tentu menjadi kebanggaan dan menjadi sejarah penting bagi Siloam Hospital Balikpapan,” ujar Hospital Director Siloam Hospital Balikpapan, dr Danie Poluan, Mkes, Jumat (21/1/2021).
Operasi ini dilakukan pada Pria berusia 50 tahun dengan kasus Penyakit Jantung Koroner.
Jenis operasi yang dilakukan adalah operasi Coronary Artery Bypass Graft (CABG) atau yang lebih lazim disebut Operasi Bypass Jantung Koroner.
Secara sederhana, prosedur CABG digambarkan sebagai pembuatan jalur baru (bypass) di sekitar arteri yang tersumbat.
Jalur baru dibutuhkan agar aliran darah menjadi lancar sehingga otot jantung cukup mendapatkan nutrisi dan oksigen.
Ruang Bedah (Operating Theater) Siloam Hospital Balikpapan menjadi tempat pelaksanaan bedah jantung terbuka ini.
Ketua Tim Operasi adalah dr Ivan Joalsen Mangaratua, SpBTKV (K) yang juga menjadi operator utama, didampingi dr. David Hermawan Chestian, SpBTKV, Med Klin sebagai asisten dan dokter spesialis anestesi dr Teddy Ferdinand, SpAn-KAKV.
Seluruh tahapan operasi berjalan lancar, selama 5 jam. Setelah operasi selesai, pasien dipindahkan ke Ruang ICCU (Intensive Cardiac Care Unit) untuk diobservasi.
Selama di Ruang ICCU, fase pemulihan cukup cepat dan kondisi pasien semakin stabil. Fase pemulihan berikutnya dilaksanakan di lantai 8 ruang perawatan Siloam Hospital Balikpapan.
Setelah 5 hari proses pemulihan, tepat hari Jumat (22/1/2021), pasien sudah diperbolehkan untuk pulang dari rumah sakit dengan kondisi yang baik.
“Kami harapkan sukses operasi pertama ini akan kami teruskan untuk kasus-kasus operasi jantung berikutnya. Kami sampaikan penghargaan dan terima kasih kepada seluruh tim yang terlibat, sehingga operasi ini terlaksana dengan baik,” kata dr Danie.
Dalam proses perawatan, pasien ditangani para dokter spesialis yang ahli di bidangnya antara lain dr Eka Seprianti Widiastuti, SpAn-KIC sebagai Kepala ICU/ICCU/HCU/NICU, dr Christian Moeljono, SpJP, FIHA, dr M Furgon, SpJP, dr Shelly Laksmiari SpPD, dan dr Edwin N Suak, SpRM.
Selama masa pandemi Covid-19, tindakan operasi, khususnya bedah jantung terbuka, di SHBP tetap bisa dilakukan dengan aman dan tepat.
Jaringan rumah sakit Siloam menjalankan protokol kesehatan bagi pasien, tenaga medis, dan seluruh pekerja yang ada di rumah sakit untuk memastikan keamanan dan kesehatan bersama.
Dengan memastikan protokol dan pemeriksaan kesehatan sebelum tindakan operasi, masyarakat tidak perlu menunda atau takut menjalani operasi jantung.
“Siloam Hospital Balikpapan tetap melayani dan menjawab kebutuhan masyarakat yang memerlukan tindakan operasi jantung, pelayanan konsultasi, penjadwalan bedah, persiapan, rujukan serta tindakan lainnya,” tambah Danie.
Danie pun memastikan, pihaknya akan terus memastikan pasien bisa mendapatkan penanganan penyakit jantung secara optimal. (vb)











Komentar