GORONTALO–Kondisi Pandemi Covid-19 belum usai. Sekitar 60 persen sekolah masih menerapkan belajar daring. Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pohuwato, Lusiana Bouty, mengatakan pembelajaran daring menyesuaikan status zona masing-masing desa.
“Sekarang kita sesuai zona. Zona hijau sudah buka sekolah tatap muka. 40 sampai 50 persen yang bisa buka. Mengikuti laporan satgas Covid-19. Kami tidak mau ambil risiko, zona merah tutup lagi pembelajaran tatap muka,” kata Lusiana Bouty, Senin (23/8/2021).
Dijelaskan, untuk memaksimalkan itu, sejumlah sekolah telah meningkatkan akses internet mambantu tenaga pendidik dalam pembelajaran. Kendati demikian, kendala yang dihadapi sekolah saat ini yaitu tidak semua anak peserta didik memiliki telepon seluler atau akses jaringan di wilayahnya.
Oleh sebab itu, kata dia, Dinas Pendidikan Pohuwato menginstruksikan kepada sekolah untuk proses pembelajaran dengan jemput bola. Ia berharap proses pembelajaran tetap berjalan untuk memenuhi kebutuhan anak didik.
“Pembelajaran daring kurang maksimal karena tidak semua punya HP dan akses jaringan. Adapun yang tidak punya HP dan akses jaringan, materi pelajaran bisa dijemput di sekolah. Tetap ada pembelajaran. Pemantauan dilakukan baik korwil maupun Puskesmas dan melibatkan dinas terkait,” lanjutnya.
Untuk diketahui, kecamatan zona merah Covid-19 di Pohuwato per tanggal 21 Agustus 2021 yakni kecamatan Buntulia, kecamatan Marisa, kecamatan Duhiadaa, kecamatan Taluditi, kecamatan Randangan, kecamatan Lemito, dan Popayato kecamatan Timur. (Nal)











Komentar