oleh

Rencana Pesta Sunatan Berubah Duka, Nazir Ditemukan Meninggal

SUKA MAKMUE – Siapa menyangka, rencana hajatan kedua orang tua ingin melangsungkan pesta sunatan bagi putra keduanya, Muhammad Nazir, namun Allah menakdirkan lain.

Muhammad Nazir, sang bocah, Sabtu pagi ini (22/5/2021), ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Krueng Nagan Pulo Raga Beutong, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, sejak dua hari sebelumnya.

Jenazah almarhum Muhammad Nazir ditemukan oleh Idris, warga Blang Aman Kecamatan Seunagan Timur.

Menurut Idris, mayat korban yang dicari tim SAR sejak dua hari lalu, ditemukan tersangkut di jala atau jaring ikan miliknya.

Baca Juga:   Kasus Harian Covid-19 di Aceh Bertambah Lagi, 20 Orang Meninggal

Penemuan mayat Muhammad Nazir membuat Idris terkejut. Pasalnya ketika dia menarik jaring ikan miliknya, terasa berat.

Karena merasa ada yang aneh, Idris memperhatikan ke dalam air, ternyata sosok mayat korban tersangkut di jaring ikan miliknya.

Atas penemuan mayat tersebut, Idris memberitaukan kepada petugas kemanusian atau tim SAR.

Jenazah korban kemudian dibawa pulang ke rumah duka dengan menggunakan mobil ambulans milik PMI Nagan Raya.

Kalak BPBD Nagan Raya, Irfanda Rinadi, membenarkan penemuan jenazah korban yang tenggelam di Krung Nagan Pulo Raga Beutong.

Baca Juga:   Hutan Pintu Rime Gayo Terbakar, Petugas Berjibaku Padamkan Api

Penemuan jenazah tersebut jauh dari lokasi kejadian, tepatnya di Gampong Tuwi Meulesong Kecamatan Seunagan Timur.

Dengan telah ditemukannya jenazah Muhamad Nazir, Irfanda mengucapkan terima kasih kepada petugas pencarian, baik TNI, Polri, Brimob, SAR, petugas BPBD serta masyarakat yang telah membantu pencarian selama dua hari ini.

Menurut pengamatan Waspadaaceh.com, Sabtu pagi, rumah duka yang seharusnya hari ini mengadakan pesta sunatan Muhammad Nazir, dipadati oleh para pelayat.

Isak tangis pun meledak saat pemandian jenazah Muhammad Nazir.

Paling menyita perhatian pengunjung, jenazah bocah ini dimandikan persis di atas pentas yang awalnya disiapkan keluarga untuk acara sunatan korban.

Baca Juga:   Kepatuhan Kenakan Masker di Aceh Menurun, Kasus Covid-19 Meningkat

Sebab, mestinya hari itu, Muhammad Nazir akan mengikuti ritual adat mandi pucuk, pada acara sunatan yang direncanakan. Namun Allah berkehendak lain.

Epi Afrizal, warga Gampong Lhok Mesjid mengatakan, segala persiapan untuk kegiatan pesta sunatan sebenarnya telah disiapkan. Mulai dari tenda warna warni hingga persiapan kebutuhan lainnya.

Jenazah Muhammad Nazir kini telah dikebumikan di TPU setempat, setelah fardu kifayah, kata Epi dengan haru. (*)

Komentar

Berita Lainnya