MEMPAWAH– Setelah dua pekan pencarian, jenazah korban pesawat Sriwijaya Air SJ-182 asal Mempawah, H M Nur Khalifatul Amin berhasil teridentifikasi tim DVI Mabes Polri, Jumat (22/01/2021).
Pihak keluarga mengungkapkan, jenazah dipulangkan ke Mempawah Minggu (24/01/2021).
“Alhamdulillah, Allahu Akbar. Jenazah almarhum H Nur Khalifatul Amin telah ditemukan dan teridentifikasi petugas,” ucap Keluarga almarhum Nur Khalifatul Amin, K.H Tusirana Rasyid seperti dilansir mempawahnews.com grup siberindo.co.
Tusirana yang juga Pimpinan Pondok Pesantren Darussalam, Sengkubang ini mengaku, baru mendapatkan kabar tersebut ba’
da salat Jumat (22/1/2021). Dia mengaku sedikit terlambat mengetahui informasi itu.
“Kabar (identifikasi jenazah Nur Khalifatul Amin) positif, dan sudah terkonfirmasi oleh beberapa keluarga. Insya Allah, jenazah dipulangkan ke Pontianak pada hari Minggu,” ungkap Tusirana.
Rencananya, sambung dia, almarhum Nur Khalifatul Amin dimakamkan di Komplek Pemakaman Keluarga Pondok Pesantren Darussalam, Desa Sengkubang, Kecamatan Mempawah Hilir.
“Insya Allah, almarhum H Nur Khalifatul Amin akan dimakamkan disebelah makam istrinya, almarhum Hj Agus Minarni yang lebih dulu telah dimakamkan pekan lalu,” kata Ketua MUI Kabupaten Mempawah ini.
Tusirana mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras melakukan pencarian hingga proses identifikasi jenazah korban pesawat Sriwijaya Air SJ-182.
“Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu mengidentifikasi dan memulangkan jenazah almarhum Nur Khalifatul Amin ke Mempawah,” kata Tusirana.
H Nur Khalifatul Amin dan Hj Agus Minarni merupakan pasangan suami istri (pasutri) warga Desa Sengkubang, Kecamatan Mempawah, Kabupaten Mempawah yang menjadi korban pesawat Sriwijaya Air SJ-182 rute Jakarta-Pontianak yang jatuh di perairan Pulau Seribu pada Sabtu (09/01/2021). (*)











Komentar