JAKARTA–Liga Prancis pekan ini menjadwalkan pertemuan PSG dan Metz pada Kamis (23/9/2021) pukul 02.00 WIB. Pertandingan PSG di Stadion Saint-Symphorien tersebut bisa ditonton lewat siaran langsung RCTI+ dan live streaming beIN Sports.
Prediksi berdasar head to head (H2H) maupun statistik permainan kedua tim musim ini menunjukkan PSG jauh lebih layak untuk diunggulkan. Pertandingan Ligue 1 kali ini merupakan duel pemuncak klasemen Liga Prancis 2021/22 melawan tim juru kunci.
Hingga pekan keenam, PSG kokoh di posisi teratas setelah memenangkan semua laga. Sebaliknya, Metz baru meraih 2 hasil seri dan belum pernah mendapatkan poin penuh.
Dari segi statistik gol, Les Parisiens unggul telak. Tim asuhan Mauricio Pochettino sejauh ini sudah melesakkan 18 gol dalam 6 pekan Liga Prancis, atau rata-rata 3 gol per laga.
Sebaliknya, Metz jadi tim Ligue 1 yang paling sering kebobolan. Menjalani 6 laga, Metz kebobolan 13 kali. Data ini semakin mempertegas perbedaan kekuatan PSG dan Metz.
Prediksi Metz vs PSG di Liga Prancis Pekan Ini Rekor kemenangan dalam 6 pekan Liga Perancis milik PSG nyaris terhenti saat pasukan Pochettino bersua Lyon dalam laga Le Classique Liga Perancis.
Di pertandingan itu, Les Parisiens sempat tertinggal 0-1, tetapi dapat membalikkan keadaan lewat gol penalti Neymar serta buah aksi Mauro Icardi pada menit 90+3.
“Itu laga yang sulit. Kami tahu kami menghadapi tim yang hebat. Selalu sulit untuk mengejar skor ketika tertinggal, kami harus berlari lebih sering. Namun, semua orang pantas mendapat ucapan selamat atas usaha mereka,” kata Neymar selepas laga kontra Lyon, dikutip dari laman PSG.
Kelelahan tampak sedang mengintai skuad PSG. Sejak pertengahan September hingga akhir bulan ini, Neymar dan kolega mesti menjalani 5 laga. Pochettino kemungkinan bakal melakukan rotasi pemain guna menjaga fokus PSG di Liga Perancis dan Liga Champions (UCL).
Untungnya, PSG punya kedalaman skuad merata yang bisa diandalkan. Di kubu lain, Metz tentu berupaya bangkit usai menelan 3 kekalahan beruntun dari Auxerre, Troyes,*) dan Strasbourg.
Skuad besutan Frederic Antonetti sedang bermasalah di lini depan. Dalam rentang 3 laga tersebut, lini serang mereka gagal mencetak gol, sementara gawang Marc Aurele Caillard kebobolan 8 kali. (*)











Komentar