POLMAN– Program lintas sektoral TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), diyakini mampu membangkitkan semangat gotong royong masyarakat yang nyaris pudar.
Hal tersebut disampaikan Komandan SSK TMMD ke 111 Kodim 1402/Polman, Kapten Inf Hasruddin, saat apel pagi sebelum memulai kegiatan, di Desa Kunyi, Kecamatan Anreapi, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat.
“Selain mewujudkan pembangunan merata, TMMD sekaligus menyemarakkan semangat kegotong royongan yang selama ini sudah mulai memudar,” kata Hasruddin, Sabtu (19/06/2021).
Menurut Hasruddin, kegiatan TMMD tidak hanya menyasar pembangunan infrastruktur saja, tetapi juga kegiatan non fisik dengan berbagai penyuluhan.
“Hal ini sebagai bentuk sinergitas TNI dan masyarakat, guna mewujudkan pembangunan dikawasan terisolasi atau pelosok dengan membangun mental masyarakat,“ ungkapnya.
Hasruddin berharap, seluruh personel Satgas baik dari TNI, Polri dan masyarakat tetap semangat melaksanakan pekerjaan TMMD. Ia mengaku bangga dengan semangat gotong royong Satgas, yang pantang menyerah menyelesaikan tugas walau diterpa cuaca buruk.
“Kendati demikian, saya tekankan kepada anggota satgas dan masyarakat untuk tetap berhati-hati terutama yang membawa material berupa pasir, semen ke sasaran pembangunan, tetap untuk menjaga keamanan personel dan materil. Karena cuaca setiap sore hujan, mengakibatkan sasaran berlumpur dan licin akibat,“ matanya.
Salah satu warga Desa Kunyi, Nathan mengaku bersyukur dan gembira dengan adanya kegiatan TMMD di desanya.
“Saya sangat gembira karena kampung ini dibangun bersama bapak tentara dan Polisi. Kita semangat bergotong royong karena ramai-ramai bersama tentara dan polisi,” ujarnya bersemangat.
Sebelumnya, Dandim 1402/Polman, Letkol Arh Hari Purnomo, SHub.Int,MHan, dalam laporannya membeberkan sasaran TMMD ke 111 di Desa Kunyi, diantaranya perintisan jalan sepanjang 1.977 Meter dengan lebar 4 meter, pembuatan 11 unit duicket, serta pembangunan 1 unit jembatan sepanjang 13,5 meter dengan lebar 3,5 meter.
“Selain sasaran fisik, dalam pelaksanaan TMMD, juga ada sasaran non fisik, meliputi penyuluhan wasbang, penyuluhan bela Negara, penyuluhan hukum, penyuluhan pertanian, penyuluhan ekonomi kreatif dan UMKM, penyluhan KB kesehatan, sosialaisasi stunting, sosialisasi posyandu, sosialisasi pob Bindu PTM. Pemutaran film perjuangan juga bakti sosial donor darah,” kata Hari Purnomo yang juga Dansatgas TMMD. (thaya/sur)











Komentar