oleh

Gagal Maksimalkan Peluang, Persis Solo Menang Tipis atas Persikabo 1973

Persis Solo menjamu Persikabo Bogor. (Instagram)

SURAKARTA – Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, menegaskan bahwa timnya memiliki banyak peluang saat menjamu Persikabo 1973 Bogor dalam pertandingan pekan ke-32 Liga 1 Indonesia 2023/2024.

Namun, sayangnya, kebanyakan peluang itu tidak berhasil diubah menjadi gol di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, Senin petang.

“Saya melihat lima hingga enam peluang gol, tetapi hanya dua gol yang bisa tercipta,” ujar Seslija setelah pertandingan yang dimenangkan Persis Solo dengan skor 2-1.

David Gonzale Gomes berhasil mencetak dua gol untuk Persis pada menit ke-17 dan Zanadin Fariz menyusul dengan gol pada menit ke-19. Sementara itu, Persikabo hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalui gol Pedro Augusto pada menit ke-54.

Baca Juga:   LIB Akan Uji Coba Kehadiran Penonton Liga 1 di Stadion

Menurut Seslija, minimnya gol yang tercipta disebabkan oleh kurangnya penyelesaian akhir yang tajam dari timnya.

“Alasan ini sama seperti saat Persis melawan Persija Jakarta sebelumnya. Pemain-pemain di Indonesia cenderung kehilangan konsentrasi di menit-menit terakhir. Mereka berusaha untuk menunjukkan kemampuan seperti Messi atau Ronaldo, tapi seringkali lupa untuk fokus dan konsentrasi sepanjang pertandingan,” katanya.

Baca Juga:   Kalahkan Rans Nusantara, PSIS Amankan Jalur Kemenangan

Meskipun demikian, Seslija tetap memberikan apresiasi kepada para pemainnya dan berharap agar tim dapat lebih fokus pada pertandingan berikutnya, khususnya saat menjamu Persita.

Pertandingan tersebut juga akan menjadi laga kandang terakhir Persis musim ini.

Oleh karena itu, Persis mengundang seluruh suporter untuk datang ke stadion demi memberikan dukungan pada pertandingan kandang terakhir tersebut, dengan harapan memperbaiki posisi di klasemen.

Di sisi lain, Zanadin Fariz, pemain muda Persis Solo yang mencetak salah satu gol, menyatakan rasa syukurnya atas kesempatan yang diberikan padanya.

Baca Juga:   Persebaya Terpaksa Gelar Latihan Tertutup

“Saya akan berusaha lebih baik lagi bagi tim ke depan,” ucap Zanadin.

Sementara itu, pelatih Persikabo 1973, Djadjang Nurdjaman, mengucapkan selamat kepada Persis Solo atas kemenangan mereka dan meminta maaf kepada para suporter Persikabo yang hadir di Solo.
Meskipun berusaha mengubah skema permainan pada babak kedua untuk meningkatkan serangan, Persikabo hanya mampu membalas dengan satu gol.

“Saya melihat penampilan kiper Persikabo, Diky Indriyana, cukup bagus meskipun kebobolan dua gol. Dia melakukan banyak penyelamatan yang mencegah terciptanya gol tambahan,” tambahnya. (*)

Berita Lainnya