JAKARTA —Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin secara resmi menutup pelaksanaan MTQ Nasional ke 28 di Sumbar, secara virtual, Jumat (20/11/2029).
Wapres mengatakan MTQ mempunyai nilai strategis dalam rangka pembangunan SDM unggul karena mengajak umat Islam untuk lebih dekat dengan Alquranul karim.
MTQ Nasional ke XXVIII ini mengangkat tema ‘Dengan MTQ Nasional Kita Wujudkan SDM yang ungul, profesional, dan Qur’ani menuju Indonesia maju”. Tema ini sejalan dengan agenda pemerintah saat ini yang lebih memfokuskan pada pengembangan SDM secara nasional.
Ma’ruf Amin menuturkan, MTQ erat kaitannya dengan seni baca Alquran yaitu membaca Alquran sesuai dengan lantunan tertentu yang menonjolkan sisi keindahan kalimat dalam ayat Alquran. Hal itu merupakan bagian terkuat kemukjizatan.
Ia menceritakan, dulunya Sayyidina Umar sangat menentang keras dakwah Rasulullah, tapi setelah mendengar secara langsung untaian ayat Alquran yang dilantunkan, keluarganya lebih dahulu masuk Islam karena hatinya bergetar hebat saat mendengar lantunan Alquran.
Sementara itu, gubernur Irwan Prayitno menyampaikan maaf, terkait dengan pelayanan kepada seluruh kafilah yang hadir di Sumbar.
“Kami telah melakukan maksimal dalam pelayanan, walaupun ada kekurangan dan tidak pada tempatnya, kami minta maaf. Di antaranya beberapa kali ada gempa, membuat para peserta takut dan gelisah. Alhamdulillah kita semua aman,” ungkapnya.
Setelah itu, acara penutupan dilakukan penyerahan pataka kepada Gubernur Kalimantan Selatan. Penyerahan ini sebagai penanda MTQ Nasional ke XXIX tahun 2022 akan dilaksanakan di Kalsel. (zrd)











Komentar