oleh

Phobia Jarum Suntik, Sejumlah Siswi  Ketakutan Divaksinasi

POLMAN– Sejumlah siswi SMA Negeri 1 Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, ketakutan ketika akan menjalani vaksinasi Covid-19.

Beberapa siswi terpaksa dievakuasi ke ruang khusus untuk jalani perawatan, karena tiba-tiba merasa tidak enak badan, akibat phobia jarum suntik.

“Saya sempat mengunjungi mereka, ada yang mengatakan takut divaksinasi, ada juga yang mengatakan phobia jarum suntik. Jadi saya beri pencerahan bahwa vaksin itu memang menimbulkan sedikit gejala, tetapi tidak masalah, karena itu pengaruh obat yang sedang bekerja,“ kata Kepala SMAN 1 Wonomulyo, Muhammad Hatta, Senin (20/9/2021) siang.

Baca Juga:   Vaksin AstraZeneca di OKU Selatan Diprioritaskan untuk Ranau Raya

Kendati begitu, Hatta menyebut kondisi para siswi yang sempat menjalani perawatan karena phobia jarum suntik sudah normal kembali.

“Alhamdulillah, kondisi mereka sudah membaik,“ ujarnya.

Hatta berharap, pelaksanaan vaksinasi dapat kembali digelar, hingga semua siswa maupun siswi di sekolahnya mendapat suntikan vaksin Covid-19.

“Untuk sementara siswa yang terdaftar untuk mendapatkan vaksin Covid-19 kurang lebih 300 orang, jumlah siswa keseluruhan kurang lebih 900 orang,” ujarnya.

Ia juga meminta para orang tua siswa maupun siswi, untuk ikut mendukung program vaksinasi ini, demi mencegah penularan virus corona.

Baca Juga:   Penyebaran Covid-19 Makin Meluas, Perludem Minta Pemerintah Tunda Pilkada

“Saya berharap orang tua murid memberikan pencerahan kepada anaknya agar tidak takut divaksin,“ pungkas Hatta.

Kapolres Polewali Mandar, AKBP Ardi Sutriono mengemukakan, percepatan vaksinasi Covid-19 yang menyasar pelajar, sebagai upaya mencegah penularan virus corona, jelang proses pembelajaran tatap muka.

“Jadi kami kerjasama dengan sekolah untuk mendorong percepatan vaksin, rekan-rekan sudah mengetahui, dalam waktu dekat ini tatap muka segera berlangsung. Kami menjaga sebelum berlangsung, minimal siswanya sudah vaksinasi semua,“ ujar Ardi saat memantau vaksinasi di SMAN 1 Wonomulyo.

Baca Juga:   Berdayakan Lansia, Dinsos Polman-Yamando Luncurkan La-Market

Ardi juga meminta dukungan warga, ikut serta mengkampanyekan pelaksanaan vaksinasi Covid-19, demi memutus rantai penularan virus corona.

“Kami berharap kepada masyarakat, agar tidak menolak, dan ikut bersama-sama menggelorakan imunisasi massal atau vaksinasi, untuk mencegah terjadinya penularan atau pasien baru Covid-19,” kata Ardi.

Vaksinasi ini mendapat sambutan antusias para pelajar, yang ramai-ramai mengantre untuk divaksin.

Sejumlah ara pelajar tampak mengabaikan protokol kesehatan, lantaran berkerumun saat menunggu giliran divaksinasi. (thaya/sur)

Editor: Sulaeman Rahman

Komentar

Berita Lainnya