oleh

Pemerhati Pendidikan Bagikan 5.000 Kartu Kuota Internet Gratis Untuk Pelajar

POLMAN — Sejumlah warga yang tergabung dalam grup Pemerhati Pendidikan di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, menyalurkan 5.000 kartu kuota internet gratis untuk pelajar.

Para warga itu berharap pemberian bantuan kuota internet  secara kolektif ini dapat memaksimalkan proses pembelajaran secara daring (dalam jaringan) oleh para pelajar sejak pandemi virus corona terjadi. Pemberian kuota berlangsung di Alun-alun Kecamatan Wonomulyo, Jumat (20/11/2020) pagi.

“Harapan saya memberikan kuota gratis supaya anak-anak yang mengikuti pelajaran secara daring, bisa memaksimalkan pembelajarannya. Menerima pelajaran dari guru, serta membuka pelajaran melalui internet,“ kata salah satu pemerhati pendidikan, Andi Nursami Masdar, kepada Paceko.com, grup Siberindo.co usai kegiatan.

Andi Nursami mengaku, pihaknya juga terus melakukan pengawasan dan pemantauan proses belajar pada wilayah yang tidak terjangkau jaringan internet.

“Pada wilayah yang tidak terjangkau internet, kami imbau kepada kepala sekolah dan para guru, untuk melakukan pembelajaran secara berkelompok, biasanya dalam satu kelompok ada lima orang, yang kami istilahkan guling atau guru keliling,“ ungkapnya.

Ia menambahkan, penyaluran kartu kuota internet untuk pelajar ini, difokuskan pada wilayah yang melaksanakan proses belajar secara daring.

“Sasaran pembagian kuota, memang kami fokuskan pada wilayah yang banyak melakukan pembelajaran secara daring,“ kata Nursami.

Salah seorang warga yang mendapatkan kartu kuota internet secara cuma-cuma ini, Maman, mengaku bersyukur. Kartu kuota berkapasitas 100 giga byte ini dapat meringankan beban ekonominya, lantaran sejak masa pandemi virus corona, harus mengeluarkan biaya lebih, membeli kuota internet bagi anaknya, yang harus mengikuti proses belajar secara daring.

“Syukur alhamdulillah, keberadaan kartu kuota internet gratis ini sangat membantu kami di masa pandemi virus seperti sekarang ini. Selama ini kami sudah cukup kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari, kini ditambah beban untuk memenuhi kuota belajar anak-anak yang harus belajar daring karena ada corona,“ ungkap pria yang berprofesi sebagai pengemudi becak motor ini.

Berdasarkan pantauan, proses penyaluran kartu kuota internet gratis ini, langsung diserbu ratusan warga, khususnya para pengemudi becak motor dan sopir angkot. Mereka berjubel, lantaran takut kehabisan kartu kuota internet untuk belajar daring itu.

Panitia tampak bersusah payah mengatur warga, agar tertib mengantre menunggu giliran mendapatkan kartu kuota, demi mengantisipasi terjadinya penularan virus corona. (thaya/sur)

Komentar

Berita Lainnya