oleh

126,21 Hektare Hutan dan Lahan di Aceh Terbakar Dalam 20 Hari, Kerugian Rp18 Miliar

BANDA ACEH–Sebanyak 126,21 hektare hutan dan lahan di sejumlah wilayah di Aceh dilaporkan terbakar sepanjang Oktober atau 20 hari. Diperkirakan kerugian mencapai Rp18 miliar.

Demikian dikatakan Kepala Pelaksana BPBA Ilyas melalui Pusat Data dan Informasi (Pusdatin), melansir sumut.suara.com, Selasa (19/10/2021).

“Ini data rekapitulasi sepanjang bulan Oktober 2021, ada 32 kali kejadian kebakaran hutan dan lahan,” katanya.

Baca Juga:   Kasus Harian Covid-19 Aceh Kembali Catat Angka Tertinggi

Catatan 32 kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meliputi Aceh Tengah 12 kali, Bener Meriah dan Aceh Besar, masing-masing empat kali, serta Aceh Barat Daya tiga kali.

Terjadi masing-masing dua kali karhutla di Aceh Selatan, Aceh Barat, dan Nagan Raya serta satu kali kejadian di Bireuen, Gayo Lues dan Kota Lhokseumawe.

Baca Juga:   Kepatuhan Kenakan Masker di Aceh Menurun, Kasus Covid-19 Meningkat

Hingga saat ini masih ada karhutla yang belum sepenuhnya padam. Petugas BPBD kabupaten/kota bersama TNI-Polri dan masyarakat terus berjibaku untuk memadamkan api.

Pudsatin BPBA juga mencatat 130 kali karhutla terhitung sejak Januari-Oktober 2021. Dengan total hutan dan lahan yang terbakar di seluruh wilayah “Tanah Rencong” itu mencapai 434 hektare.

“Total perkiraan kerugian akibat karhutla sepanjang 2021 mencapai Rp60,9 miliar,” tukasnya. (*/cr2)

Komentar

Berita Lainnya