oleh

Warga Lansia Ini Terharu Terima Rumah “Baru” Setelah Dibedah Wali Kota

KUPANG – Program bedah rumah yang jaadi salah satu prioritas Pemerintah Kota Kupang kembali menyasar warga kurang mampu.

Kali ini giliran seorang pemulung yang sudah lanjut usia, Ibrahim Sabneno, warga RT 05 RW 02, Kelurahan Nunbaun Sabu, Kecamatan Alak.

Wali Kota Kupang, Dr Jefirstson R Riwu Kore, MM, MH turun langsung bersama istri, Ny Hilda Riwu Kore Manafe.

Tidak hanya dibedah, rumah para penerima bantuan juga sudah dilengkapi sejumlah perabotan rumah tangga seperti tempat tidur beserta kasur, kursi juga sembako.

Perlengkapan tambahan tersebut merupakan sumbangan pribadi dari Ny Hilda bersama sejumlah donatur lainnya.

Ibrahim Sabneno, yang biasa disapa Bapak Iba itu tinggal bersama istrinya Luisa Poro.

Kondisi awal rumah bapak Iba memang sudah sangat tidak layak untuk dihuni.

Baca Juga:   Kolom Asap Capai 800 Meter, Warga Diimbau Waspada

Sebelumnya, dia bekerja sebagai tenaga bongkar muat di Pelabuhan Tenau.

Namun karena pertambahan usia, dia sudah tidak mampu lagi meneruskan pekerjaannya sebagai tenaga buruh di pelabuhan tersebut.

Kemudian dia beralih profesi sebagai pemulung hingga saat ini.

Ketua RT 05, Jack Jalaramu yang menyampaikan ungkapan hati keluarga Bapak Iba menuturkan, sudah sejak lama Bapak Iba punya keinginan untuk memperbaiki rumahnya.

Segala upaya sudah ia lakukan namun belum membuahkan hasil. Berkat bantuan program bedah rumah Pemkot Kupang, keinginan itu akhirnya bisa terwujud.

Karena itu atas nama keluarga Sabneno dan Poro, dia menyampaikan limpah terima kasih kepada Wali Kota Kupang dan jajarannya, yang sudah peduli dan membantu membangun rumah yang layak bagi kedua lansia ini.

Baca Juga:   Warga Melepas Mang Oded ke Pemakaman Keluarga di Tasikmalaya

Sebelumnya, pada hari yang sama Wali Kota bersama rombongan juga menyerahkan kunci rumah yang baru selesai dibedah kepada Ibu Mercyana Woro, warga RT 21, RW 10, Kelurahan Nunbaun Delha.

Dalam penyerahan tersebut, Wali Kota Kupang didampingi Camat Alak, Adi Pally, Camat Kelapa Lima I Wayan Gede Astawa, S.Sos, MM, para lurah se-Kecamatan Alak, Danramil Alak serta Babinsa.

Rumah terakhir yang diserahkan pada hari itu adalah rumah milik Ibu Yosavinas Tolaen. Seorang janda yang hidup sebatang kara di Kelurahan Penkase-Oeleta.

Wali Kota disambut dengan ritual adat oleh para tokoh adat di Kelurahan Penkase-Oeleta.

Yoksan Banobe, perwakilan yang menyampaikan kata hati keluarga Tolaen-Kase, mengucapkan terima kasih atas program bantuan bedah rumah yang menurutnya menyentuh rakyat kecil yang tidak mampu.

Baca Juga:   Belasan Anjing SAR Dikerahkan untuk Cari Korban yang Tertimbun

Selain mengapresiasi program bedah rumah, dia juga berterima kasih atas pembangunan infrastruktur yang semakin mengubah wajah Kota Kupang di masa kepemimpinan Wali Kota Jeriko.

Wali Kota Kupang yang akrab disapa Jeriko itu menegaskan, ia bersama Wakil Wali Kota Kupang akan terus berupaya menyelesaikan semua program mereka.

Wali Kota menyadari, masih banyak warga yang membutuhkan bantuan.

Untuk itu masyarakat dihimbau untuk bersabar, karena keterbatasan anggaran Pemkot sehingga bantuan dilakukan secara bertahap dengan melihat skala prioritas.

Wali Kota juga meminta para lurah aktif memberi masukan, agar program bantuan kepada masyarakat dapat berjalan lancar.

“Para lurah merupakan telinga dan mata pemerintah untuk melihat kebutuhan warga,” ujar Jeriko. (*/Siberindo.co)

Sumber: v2.kupangkota.go.id

Berita Lainnya