JAKARTA – Mantan Keua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin menyatakan, saat ini tegah bersiap mendirikan partai politik sendiri.
Tokoh yang juga mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu menyatakan, proses pendirian parpol saat ini tengah dikerjakan.
Din belum mengungkap secara terperinci parpol yang tengah ia dirikan itu.
Dia hanya menyebut, parpol yang akan didirikannya itu bukanlah partai Islam. “Nasionalis Religius,” katanya.
Demikian pula tentang nama parpol yang sedang ia gagas itu. Dia minta masyarakat bersabar dan berjanji akan mengungkap semua pada saatnya nanti.
Selepas dari PP Muhammadiyah dan MUI, Din Syamsuddin lebih banyak bergerak dalam dunia politik, meski bukan melalui partai.
Setelah Pilpres 2019, Din mulai aktif menggalang dukungan politik.
Ia mendeklarasikan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) bersama mantan Panglima TNI Jenderal (Purn.) Gatot Nurmantyo dan sejumlah tokoh.
Organisasi itu sempat menyita perhatian publik karena mendapat dukungan dari berbagai kelompok di sejumlah provinsi.
Namun, perkembangan KAMI terhenti usai sejumlah deklarator ditangkap polisi dengan tuduhan mendalangi demonstrasi penolakan Undang-Undang Cipta Kerja.
Selain mendirikan KAMI, Din juga aktif mengkritik berbagai kebijakan pemerintahan Presiden Joko Widodo.
Salah satu upaya terbaru Din adalah menggugat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara. (*/Siberindo.co)










