oleh

Din Syamsuddin Dirikan Parpol tapi Bukan Partai Islam, Ini katanya

JAKARTA – Mantan Keua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin menyatakan, saat ini tegah bersiap mendirikan partai politik sendiri.

Tokoh yang juga mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu menyatakan, proses pendirian parpol saat ini tengah dikerjakan.

Din belum mengungkap secara terperinci parpol yang tengah ia dirikan itu.

Baca Juga:   Terpapar Covid-19 Namun Tidak Terganggu Fisik, MUI: Tetap Wajib Puasa

Dia hanya menyebut, parpol yang akan didirikannya itu bukanlah partai Islam. “Nasionalis Religius,” katanya.

Demikian pula tentang nama parpol yang sedang ia gagas itu. Dia minta masyarakat bersabar dan berjanji akan mengungkap semua pada saatnya nanti.

Selepas dari PP Muhammadiyah dan MUI, Din Syamsuddin lebih banyak bergerak dalam dunia politik, meski bukan melalui partai.

Baca Juga:   MUI: Hewan Kurban Kena Penyakit Mulut dan Kuku Tak Sah Disembelih

Setelah Pilpres 2019, Din mulai aktif menggalang dukungan politik.

Ia mendeklarasikan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) bersama mantan Panglima TNI Jenderal (Purn.) Gatot Nurmantyo dan sejumlah tokoh.

Organisasi itu sempat menyita perhatian publik karena mendapat dukungan dari berbagai kelompok di sejumlah provinsi.

Namun, perkembangan KAMI terhenti usai sejumlah deklarator ditangkap polisi dengan tuduhan mendalangi demonstrasi penolakan Undang-Undang Cipta Kerja.

Baca Juga:   PAN Senayan Sindir Kepengurusan Baru MUI

Selain mendirikan KAMI, Din juga aktif mengkritik berbagai kebijakan pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Salah satu upaya terbaru Din adalah menggugat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara. (*/Siberindo.co)

Berita Lainnya