oleh

Afifudin: Pemkot Ambon Jangan Persulit Masyarakat di Masa Pandemi

AMBON–Anggota DPRD Maluku, Rofik Afifudin, meminta Pemerintah Kota Ambon agar dalam situasi pandemi saat ini tidak mempersulit masyarakat. Pemkot juga tidak boleh sering mengeluarkan statement yang membuat masyarakat menjadi panik soal Covid-19.

Afifudin menegaskan, penerapan PPKM level 3 terkait dengan naiknya jumlah warga terpapar Covid-19 varian Omicron, tidak perlu dengan mengeluarkan statemen sehingga masyarakat menjadi panik.

“Sekarang kita dalam suasana pandemi dan saya kira pemerintah tidak hanya melakukan tindakan pencegahan dengan level-level PPKM tapi seharusnya pemerintah Kota Ambon sudah menyampaikan kepada publik, Maluku, dan kota Ambon bahwa Omicron ini biasa-biasa saja,” terangnya kepada wartawan di Baileo Rakyat-Karpan, Jumat (18/2/2022).

Baca Juga:   Masyarakat Bisa Pantau 'Live Score' Peserta Seleksi Catar Kemenkumham

Afifudin menambahkan, virus ini biasa-biasa saja, dia cepat terjangkit, tapi dia juga cepat disembuhkan. Bahkan bisa disembuhkan secara mandiri tanpa harus direhabilitasi.

“Kenapa Kota Ambon khususnya sudah sampai pada herd community, hampir 80-90% orang di kota Ambon ini sudah divaksin sampai vaksin kedua, bahkan ada yang booster, apalagi PPKM sampai kaya gitu musti dibatas-batasi,” katanya.

Afifudin juga mengatakan, mari biasakan rakyat kota Ambon untuk hidup dengan corona ini. Kata peneliti Amerika, virus corona ini sudah masuk pada tahapan pandemi ke endemik.

Baca Juga:   Pemkot Ambon Agendakan Pilkades Serentak Januari 2022

“Kita sudah masuk ke tahapan endemik. Sebenarnya dengan datangnya Omicron itu sudah mengarah ke endemik. Kita harus siapkan masyarakat kita, dalam situasi endemik. Artinya kita harus hidup terbiasa dengan virus corona ini,” jelasnya.

Sampai hari ini tidak ada, tutur Afifudin, kalau mau intruksi sampai PPKM level 7 itu tidak ada urusan, tidak ada masalah, tapi ingat aktivitas publik dan ekonomi masyarakat di kota Ambon sudah membaik.

Baca Juga:   Anak Krakatau Kembaĺi Erupsi, Polda Banten Imbau Masyarakat Waspada

“Jangan lagi dibatas-batasi, jangan lagi dihambat-hambat dengan instruksi-instruksi yang kemudian membuat situasi ekonomi terhambat,” tegasnya.

“Santai-santai saja bahwa Omicron itu dia begini, Omicron itu dia datang tidak lama lagi ada pandemi. Tidak usah khawatir masyarakat tetap beraktivitas, Omicron itu kalau Anda merasa badan panas, batuk pilek, kepala sakit, badan sakit obat ini dapat diminum gitu.

“Saya harap dalam situasi seperti ini jangan mengeluarkan statman kebijakan yang membuat publik ini menjadi panik,” harapnya.(JURNALMALUKU)

Berita Lainnya