oleh

KIM Segera Menyusul Tetapkan Cawapres Pendamping Prabowo

Sekjen PAN Eddy Soeparno (detikcom)

JAKARTA – Koalisi Indonesia Maju (KIM) segera menyusul menetapkan bakal calon wakil presiden (cawapres) untuk pendamping bakal calon presiden (capres) Prabowo Subianto.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PAN Eddy Soeparno mengatakan penetapan cawapres dari KIM dalam waktu dekat. Waktunya belum ditetapkan. Pastinya sebelum pendaftaran capres-cawapres dibuka.

“Insya Allah kami dari koalisi Pak Prabowo dan Koalisi Indonesia Maju akan menetapkan juga (bakal) cawapres kami dalam waktu dekat, serta melakukan pendaftaran capres-cawapres pada saat yang sudah ditentukan, sebagaimana jadwal KPU,” kata Eddy dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu.

Terkait bacawapres, Ketua DPP PAN Zita Anjani mengatakan partainya baru mengetahui ada dua kandidat yang mengurus surat keterangan tidak pernah sebagai terpidana, yaitu Menteri BUMN Erick Thohir dan Ketua Umum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra.

Baca Juga:   Survei JRC Ungkap Elektabilitas Prabowo-Gibran Tembus 50,3 Persen

Polri juga pada Rabu mengumumkan telah mengeluarkan SKCK (surat keterangan catatan kepolisian) untuk Erick Thohir.

“Sudah ada Pak Erick, kalau dari PAN kami tetap dukung Erick Thohir,” kata Ketua DPP PAN Zita Anjani saat ditemui di lokasi yang sama dengan Eko di Jakarta, Rabu.

Sementara untuk calon lainnya, dia mengaku tidak tahu.

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Jakarta pada minggu lalu (13/10) mengumumkan kandidat yang berpeluang menjadi bakal cawapres mengerucut menjadi empat nama. Saat itu, dia masih enggan menyebut empat nama tersebut.

“Tentang cawapres tadi, kami diskusi. Setiap ketua partai menyampaikan pandangan-pandangannya, yang akhirnya kami pada malam ini mengerucut menjadi empat nama. Empat nama yang bisa saya sampaikan, satu calon dari luar Jawa, satu dari Jawa Barat, satu dari Jawa Tengah, satu dari Jawa Timur,” kata Prabowo minggu lalu.

Baca Juga:   Presiden Minta Kepolisian Berpihak pada Rakyat dan Tidak Boros

Jika merujuk pada informasi yang diberikan oleh Prabowo, Yusril kemungkinan menjadi kandidat yang berasal dari luar Pulau Jawa, sementara Erick Thohir merujuk pada kandidat dari Jawa Barat mengingat ibunya Erick berasal dari Majalengka.

Untuk kandidat dari Jawa Timur, Koordinator Juru Bicara Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menyebut itu merujuk pada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

“Salah satunya Ibu Khofifah karena beliau mewakili pemimpin perempuan, Jawa Timur, juga NU, punya kapasitas juga pernah menjadi menteri, gubernur, dan beliau ini elected official. Tetapi apapun itu, kami meyakini Pak Prabowo akan memutuskan yang tepat dan memilih siapa cawapres terbaik yang bisa membawa kemenangan,” kata Herzaky saat ditemui di luar rumah yang menjadi lokasi rapat elite partai Koalisi Indonesia Maju, dekat kediaman Prabowo, Jakarta, Rabu.

Baca Juga:   Kaget Diminta Jadi Cawapres, Gibran Minta Maaf: Umur Saya Belum Cukup

Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto saat ini menjadi satu-satunya bakal calon presiden yang belum mengumumkan bakal cawapres-nya ke publik. Dua bakal capres lainnya, yaitu Anies Baswedan telah menggandeng Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar sebagai bakal cawapres, sementara Ganjar Pranowo berpasangan dengan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan RI Mahfud MD.

Prabowo saat ini didukung oleh Gerindra , Golkar, PAN, Partai Bulan Bintang, Partai Gelora Indonesia, Partai Garuda, PRIMA, dan Partai Demokrat. Partai-partai itu tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju. (*)

Berita Lainnya