oleh

Profesor Azyumardi Azra Telah Tiada, SMSI Berdukacita

JAKARTA – Organisasi pers Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) turut berduka cita atas berpulangnya Ketua Dewan Pers, ilmuwan, dan cendekiawan muslim Profesor Dr Azyumardi Azra pada Minggu (18/9/2022) pukul 12.30 waktu setempat di Rumah Sakit Serdang, Selangor, Malaysia.

Almarhum lahir 4 Maret 1955 di Lubuk Alung, Sumatera Barat, meninggalkan seorang istri, Ipah Farihah, dan empat anak.
Kabar wafatnya Prof Azra disampaikan Wakil Ketua Dewan Pers M Agung Dharmajaya, Minggu.

“Perihal pemakaman, rumah duka dan informasi lebih lanjut akan disampaikan kemudian,” kata Agung dalam penjelasannya yang disampaikan lewat WhatsApp (WA) group jaringan komunikasi Dewan Pers.

Baca Juga:   Dewan Pers: SMSI Merupakan Asosiasi Siber Terbesar di Indonesia

“Semoga almarhum mendapat tempat yang mulia di sisi Allah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, amin,” kata Agung dalam keterangan tertulisnya yang diterima Mohammad Nasir, Sekretaris Jenderal SMSI.

Prof Azra yang juga guru besar Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta meninggal akibat terpapar Covid-19.
Ia mengalami batuk-batuk dalam penerbangan menuju Malaysia.

Sampai di Bandar Udara Kuala Lumpur, ia segera dilarikan ke Rumah Sakit Kedah, di Selangor, Malaysia. Namun, setelah dirawat dua hari, Prof Azra meninggal dunia.

“Kami jajaran pengurus SMSI seluruh Indonesia turut berduka cita sedalam-dalamnya atas wafatnya Prof Azra. Beliau orang baik, sederhana, pintar, cerdas, pengetahuannya luas, dan peduli terhadap kehidupan pers di Indonesia,” kata Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Firdaus.

Baca Juga:   SMSI Tolak Rencana Perpres Publisher Right, Ini Poin-poinnya

Pada 12 Agustus 2022, Firdaus bersama beberapa pengurus SMSI Pusat bersilaturahim ke kantor Dewan Pers, untuk bertemu Prof Azyumardi Azra.

“Beliau membicarakan banyak hal tentang pers, termasuk bagaimana memverifikasi perusahaan media secara cepat dan efisien. Kami terkesan kepada beliau yang juga memberi perhatian pada kami, SMSI,” kata Firdaus.

Menurut catatan laman dewanpers.or.id, Azyumardi Azra, yang lebih akrab dipanggil Prof Azra, terpilih sebagai anggota Dewan Pers 2022–2025 dari unsur tokoh masyarakat.

Baca Juga:   SMSI Berduka atas Berpulangnya Wartawan Senior Margiono

Ia kemudian didapuk menjadi Ketua Dewan Pers pada periode ini. Karir pendidikan tingginya ia awali di Fakultas Tarbiyah IAIN Jakarta pada tahun 1982.

Setelah memperoleh beasiswa Fullbright, Prof Azra meraih gelar Master of Art (MA) pada Departemen Bahasa dan Budaya Timur Tengah, Columbia University pada 1988.

Ia juga mendapatkan beasiswa Columbia President Fellowship dari kampus yang sama, tetapi kali ini Azyumardi pindah ke Departemen Sejarah, dan meraih gelar MA keduanya pada 1989. (*)

Berita Lainnya