SAMARINDA- Kota Samarinda, Kalimantan Timur, masih dibayangi bahaya banjir yang melanda wilayah tersebut sejak dua minggu lalu hingga hari ini. Sejumlah aksi dari masyarakat setempat pun mulai berjalan, termasuk dari jajaran polwan.
Polwan Polresta Samarinda bersama ibu asuh polwan Polresta Samarinda beserta Bhayangkari melaksanakan kegiatan sosial. Para polwan berbagi bantuan kepada warga yang terdampak Banjir di Kecamatan Loa Janan Ilir Samarinda, Jum’at (17/9/2021).
Aksi polwan cantik tersebut menarik perhatian masyarakat untuk membantu sesama warga Samarinda, terutama yang terdampak Banjir hingga hari ini.
“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian serta kehadiran polwan dan Bhayangkari ke tengah masyarakat yang terdampak banjir,” kata Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arif Budiman dalam keterangan resmi di Samarinda, seperti dilansir antaranews, Sabtu (18/9/2021).
Sebanyak 200 paket sembako diberikan kepada masyarakat dan sebagian diserahkan ke dapur umum posko Banjir di kawasan RT 13, Loa Janan Ilir, Kota Samarinda. Pembagian dialkukan secara tertib dan tetap memathi aturan protokol kesehatan di masa pandemi.
Ia berharap, bantuan bermanfaat memberikan semangat kepada masyarakat dalam menghadapi Banjir dan pandemi COVID-19. Ia menyebut kegiatan sosial itu dalam rangka memperingati HUT Ke-69 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) dan HUT Ke-73 Polwan di daerah tersebut.
Kesehatan
Polwan dan Bhayangkari Polresta Samarinda juga menurunkan personel Bidang Kedokteran dan Kesehatan untuk memeriksa kesehatan warga terdampak.
Kasi Dokkes Polresta Samarinda AKP drg. Sita Resmi mengatakan dari hasil pemeriksaan kesehatan, kebanyakan masyarakat setempat menderita tekanan darah rendah dan gatal-gatal.
Ketua Bhayangkari Polresta Samarinda Sari Arif Budiman berharap, bantuan bersama polwan itu bisa meringankan beban warga dalam menghadapi dampak banjir.
“Kami berharap semua musibah Banjir dan Covid-19 ini bisa segera berakhir, semoga masyarakat kembali di kehidupan normal,” kata dia.
Sementara itu, warga berharap Pemkot Samarinda dapat melakukan penghijauan kembali atas lahan-lahan yang terbuka atau apabila ada lahan eks tambang yang belum direklamasi sudah seharusnya direklamasi, pasalnya hal tersebut salah satu upaya pencegahan banjir. (ben)











Komentar