JAKARTA–Cagliari menang dramatis atas Parma dengan skor akhir 4-3 dalam pertandingan seri A Liga Italia di Stadion Sardegna Arena, Minggu dinihari WIB.
Empat gol Cagliari diciptakan Leonardo Pavoletti menit 39, Razvan Marin menit 66, Gaston Pereiro menit 90+1, dan Alberto Cerri menit 90+4.
Sementara tiga gol Parma diciptakan Giuseppe Pezzella menit 5, Juraj Kucka menit 31, dan Dennis Man menit 59.
Hasil ini membuat Parma terdegradasi karena akan sangat sulit bagi mereka untuk kembali berlari. Pukulan berat yang tidak terduga.
Parma unggul lebih dulu lewat gol cepat di menit kelima oleh Guiseppe Pezzella.
Parma bahkan sempat di atas angin dengan unggul menjadi 2-0, ketika Jurac Kucka mencetak gol di menit 31.
Tapi mendekati babak pertama usai, Leonardo Pavoletti berhasil menipiskan jarak Cagliari-Parma menjadi 1-2 lewat golnya di menit ke-39.
Usai jeda, kedua tim yang sama-sama butuh poin demi meninggalkan jurang degradasi langsung tancap gas. Parma lagi-lagi bisa mencetak gol, kali ini Dennis Man mencatatkan nama di papan skor di menit 59, skor jadi 1-3 untuk Parma.
Namun di menit 66, Cagliari kembali bisa memperpendek jarak dengan gol Razvan Marin di menit 66. Skor menipis jadi 2-3.
Tak mau jadi pecundang di rumah sendiri, anak-anak Cagliari terus menekan tamunya. Mereka sangat bernafsu mencetak gol demi menghindarkan diri dari kekalahan.
Drama tercipta kala memasuki tambahan waktu di babak kedua. Sepakan cantik gelandang serang asal Uruguay, Gaston Pereiro di menit 90+1 melengkung ke sisi pojok kanan atas gawang Parma dan gol! skor sama jadi 3-3.
Gaston Pereiro benar-benar menjadi pahlawan Cagliari di laga kali ini. Usai menyamakan gol penyeimbang, tepat satu menit sebelum laga bubar, ia mengirimkan umpan silang ke jantung pertahanan Parma, striker Alberto Cerri sukses memenangi duel udara dan menanduk bola ke tiang dekat dan gol. Skor jadi 4-3 untuk Cagliari.(*)








Komentar