JAKARTA – Dua asisten rumah tangga (ART) yang menganiaya anak-anak balita, akhirnya ditangkap aparat Polsek Cengkareng.
Dua ART asal Lampung yang menganiaya anak majikannya itu bernama Ina (18) dan Ani (29). Mereka ditangkap di Jakarta Barat dan di Lampung.
“Keduanya sudah kami tangkap. Satu ditangkap di wilayah Jakarta Barat dan di Lampung,” kata Kapolsek Cengkareng, Kompol Ardhie Demastyo, Jumat (18/3/2022).
Ardhie mengatakan, penangkapan itu terjadi setelah video kekerasan yang dilakukan dua ART itu viral di media sosial pada Rabu (16/3/2022) lalu.
Kekerasan tersebut terjadi di salah satu komplek perumahan elit di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat (Jakbar).
Berdasarkan hal tersebut, polisi langsung mengejar dua tersangka. Tersangka Ina ditangkap di wilayah Jakarta Barat dan Ani ditangkap di wilayah Lampung.
“Yang Ani sekarang baru kami tangkap di Lampung. Sekarang sedang dalam perjalanan menuju Polsek,” kata Ardhie.
Ardhie mengatakan, akibat perlakuan dua tersangka, tiga anak-anak yang menjadi korban kekerasan tersebut mengalami luka lebam di sekujur tangan dan wajah.
Ardhie belum bisa memastikan apa motif kedua tersangka melakukan kekerasan tersebut.
Dia juga belum memastikan berapa kali aksi kekerasan itu dilakukan kepada ketiga korban.
Polsek masih akan memeriksa dua tersangka untuk dimintai keterangan lebih lanjut. “Akan kami dalami lagi,” kata dia.
Aksi kedua perempuan itu tersebut terekam CCTV dan viral di media sosial.
Sang ibu, VE, baru mengetahui anaknya dianiaya ART-nya setelah melihat rekaman CCTV yang diperlihatkan oleh tetangganya.
Kapolsek Cengkareng Kompol Ardhie Demastyo mengungkapkan, pihaknya telah menerima laporan dari ibu korban. Salah satu tersangka, berinisial RN (25) ditangkap polisi.
Dari hasil informasi dilakukan penganiayaan anak majikan direkam kamera CCTV dan direkam masyarakat yang ada di sekitar kompleks,” kata Ardhie, Kamis (17/3/2022).
Polisi telah melakukan olah TKP kejadian tersebut. Tersangka RN dibawa ke lokasi.
Ibu korban, VE mengatakan keluarganya baru tinggal di kompleks di Cengkareng, Jakarta Barat belum lama ini. VE mendapat info anaknya dianiaya ART dari tetangga.
“Saya kan baru di kompleks ini, di kompleks ini kan ada grup WA, karena saya belum masuk grup WA. Saya belum tahu, tahunya dari warga sekitar pagi-pagi lalu lalang nengokin keadaan rumah saya,” kata VE.
“Lalu dikasih tahu videonya anak saya, datang ada ke sini RT serta RW betul anak saya tahu dari warga sekitar,” sambung VE.
VE diperlihatkan rekaman CCTV. Dalam rekaman CCTV, kedua pelaku melakukan kekerasan kepada dua anaknya dengan menampar, mencubit, dan menyeret kedua anaknya yang berusia 3 tahun dan 1,5 tahun.
Bahkan salah satu anaknya yang berusia 1,5 tahun disumpal mulutnya dengan tisu lantaran anak tersebut tidak mau disuapi. (*/Siberindo.co)
– dari berbagai sumber








