oleh

Orang yang Kontak Erat Pasien Covid-19 Harus Isoman Meski Negatif

JAKARTA–Orang yang kontak erat dengan pasien Covid-19 tetap harus menjalani isolasi mandiri (isoman) meskipun hasil tes usap antigennya negatif.

Demikian dikatakan Dokter spesialis paru Nila Kartika yang juga menangani kasus Covid-19 di RSUD Tarakan, Kalimantan Utara, dalam webinar Sabtu.

Isolasi tetap harus dijalani karena bisa saja hasil tes tidak akurat mengingat masa inkubasi virus SARS-CoV-2 berada dalam durasi waktu 5 hingga 14 hari lamanya.

Tes antigen akan lebih efektif penggunaan dan datanya jika dilakukan di hari kelima setelah melakukan kontak erat dengan pasien Covid-19.

Baca Juga:   Update Covid-19: Kasus Positif Covid-19 Bertambah 3.307 

“Jadi kalau misalnya hari ini Anda kontak dengan pasien positif Covid-19, lalu hari ini periksa antigen negatif, bukan berarti tidak tertular. Jangan senang dulu, bisa jadi virusnya masih melakukan inkubasi,” kata dokter Nila.

Dalam webiner Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI), dokter Nila menjelaskan masa durasi virus SARS-CoV-2 dua minggu. Maka sangat disarankan agar orang yang berkontak erat dengan pasien Covid-19 menjalankan isolasi mandiri.

Baca Juga:   Bupati Mamuju dan Ketua DPRD Sulbar Positif Covid-19

Selama isolasi mandiri, orang dengan kontak erat sebisa mungkin tidak berada dalam kerumunan ataupun keluarga agar meminimalisir potensi penyebaran.

Nila mencontohkan seorang pemuda yang berkontak erat dengan pasien Covid-19 dari tempat kerjanya. Karena mendapatkan hasil negatif ia memutuskan untuk bertemu teman-teman dan keluarganya.

Rupanya di hari kesepuluh ia mengalami gejala mulai dari demam hingga mual. Akhirnya setelah kembali menjalani tes ia terbukti positif Covid-19.

Berkaca dari contoh kasus itu, sangat disarankan bagi orang dengan kontak erat kasus Covid-19 agar tetap menjalankan isolasi mandiri meski mendapatkan hasil tes antigen negatif.

Baca Juga:   67 Nakes RSUD Lamongan Terpapar, 50 Sembuh, 17 Masih Jalani Isolasi

Dokter Nila menyarankan jika ingin mendapatkan hasil pengetesan Covid-19 yang efektif, melakukan pengetesan RT PCR. Dengan tes PCR bisa memastikan langsung ada atau tidaknya virus Covid-19 di dalam tubuh orang yang berkontak erat.

Jika ternyata positif, disarankan segera menghubungi puskesmas terdekat atau menggunakan layanan telemedisin agar mendapatkan penanganan Covid-19. (*)

Komentar

Berita Lainnya