oleh

Bobol Kantor Pegadaian, Maling Gondol Enam Telepon Genggam

YOGYAKARTA – Kantor Pegadaian yang berada di Kalurahan Sidoarum, Godean, Sleman, dibobol maling, Kamis (15/2021).

Akibatnya, pihak Pegadaian ditaksir merugi Rp 10 juta. Hingga Jumat (16/7/2021), polisi masih memburu pelaku.

Kapolres Sleman AKBP Wachyu Tri Budi Sulistyono SIK mengatakan, aparat reskrim Polsek Godean dibantu Polres Sleman masih memburu pelaku pencurian.

Kata Wachyu, pelaku berhasil menggondol enam handphone berbagai merk, dengan total kerugian mencapai Rp 10 juta.

Baca Juga:   Keluarkan Guguran Lava Tiga Kali, Merapi Siaga

“Saat kejadian pencurian terjadi, tidak ada penjaga malamnya,” ujar AKBP Wachyu sebagaimana dikutip harianmerapi.com.

Diceritakan, Rabu (14/7/2021) sore saat Iva Kustantiningsih yang merupakan karyawan pegadaian, bersama Satpam pulang ke rumahnya masing-masing.

Sedangkan posisi Kantor memang tidak ada yang jaga pada saat malam hari.

Selanjutnya pada pagi harinya, sekira pukul 07.30 WIB, ketika Satpam datang ke kantor, dia terkejut karena melihat pintu dan gembok dalam keadaan rusak.

Baca Juga:   Belanja di Pasar Gunakan Uang Palsu, Sasarannya Pedagang Berusia Lanjut

Satpam kemudian melakukan pengecekan di dalam kantor. Dia kaget melihat sejumlah barang sudah tidak ada di tempatnya.

Satpam pun kemudian memberitahu Pimpinan Cabang dan diteruskan ke Polsek Godean.

Mendapat laporan itu, petugas langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

Dari hasil olah TKP didapati pintu belakang Pengadaian terbuka dan kunci gembok putus.

Baca Juga:   Sepasang Remaja Wisatawan Terseret Ombak di Gunungkidul

“Didiga pintu masuk belakang dijugil dan dua gembok digergaji oleh pelaku,” katanya.

Selain itu pintu penghubung antara belakang dan ruang utama dicongkel di sembilan titik.

Pelaku juga merusak pintu ruang penyimpanan barang gadai dengan bekas congkelan 3 titik.

Polisi menduga pencurian tersebut dilakukan oleh lebih dari satu orang.

“Kami langsung mengejar para tersangka. Semoga segera tertangkap,” ujarnya. (Shn/harianmerapi.com)

Komentar

Berita Lainnya