JAKARTA – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang juga politisi PPP, Sandiaga Uno, menegaskan pentingnya menyampaikan evaluasi pada forum yang tepat.
Menyinggung muktamar PPP, ia menyatakan bahwa kader partai sebaiknya menyampaikan usulan mereka di forum resmi tersebut.
Pernyataan ini disampaikan Sandiaga saat diminta tanggapan terkait desakan mundur kepada Plt Ketua Umum PPP, Mardiono, setelah partai berlambang Ka’bah itu gagal meloloskan wakil ke Senayan.
Desakan ini juga menyusul demonstrasi dari kelompok pro dan kontra Plt Ketum PPP Mardiono yang berlangsung di DPP PPP, Jumat (14/6).
“Ini kan demokrasi, setiap individu berhak menyampaikan pandangannya dalam koridor hukum,” kata Sandiaga di Epicentrum XXI, Setiabudi, Jakarta Selatan, Minggu (16/6/2024).
Sandiaga menjelaskan, partai memiliki landasan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang harus dijunjung tinggi. Ia menekankan bahwa aspirasi sebaiknya disampaikan dalam muktamar PPP.
“Partai punya aturan, punya AD/ART. Kalau tidak salah, muktamar berikutnya adalah tempat yang tepat untuk evaluasi, sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan,” jelas Sandiaga.
Meski tidak merinci kapan muktamar PPP akan digelar, Sandiaga mengingatkan bahwa segala aspirasi harus disampaikan pada forum yang tepat.
“Kita harus taat berorganisasi melalui koridor-koridor hukum. Evaluasi seharusnya disampaikan di forum yang tepat. Jangan berkonflik sekarang, tetapi siapkan diri sesuai dengan jadwal yang ada,” tegasnya.
“Berikan dukungan kepada pimpinan saat ini, sembari menyiapkan diri untuk forum yang tepat nantinya,” tambah Menparekraf ini. (*)










