JAKARTA – Jajaran Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mengungkapkan tiga tersangka teroris yang ditangkap di tiga tempat.
Ketiganya diringkus di Bogor, Tangerang Selatan (Tangsel), dan Jakarta Barat (Jakbar) berinisial RS, MR, dan HP, merupakan pendukung ISIS.
Densus 88 membeberkan peran dari para tersangka. “Itu pendukung ISIS,” ujar Kabag Banops Densus 88 Kombes Aswin Siregar, Kamis (17/3/2022).
Aswin menjelaskan, RS yang merupakan warga Tangsel yang diciduk di Bogor, sudah memiliki rencana amaliah.
RS diduga akan menyerang gedung DPR, Jakarta Pusat (Jakpus).
“Berdasarkan informasi IT, berencana melakukan kegiatan amaliah di gedung DPR. Sering memposting video kekerasan yang dilakukan ISIS di Facebook,” tuturnya.
Aswin mengatakan, RS punya akun Facebook bernama Ana Ikhwan. Pada 16 Februari 2022 pernah membuat postingan mengaku ingin menyerang gedung DPR.
Dia terang-terangan mengungkap rencana itu di Facebook.
“Tersangka memposting di halaman Facebook dengan isi ‘terkadang kalau lihat pasangan suami istri, mesra-mesra romantis di tempat umum. Kenapa ya rasanya pengen pergi aja ke Gedung DPR untuk amaliah’,” kata Aswin.
Terkait peran tersangka MR dan HP, Aswin menyebut kedua orang itu sebagai pendukung ISIS yang membuat poster propaganda dengan mengedit video hingga menyebarkan poster.
“Mereka selaku editor video dan penerjemah grup Annajiyah Media Centre, membuat dan menyebarkan poster-poster digital berisi propaganda,” ujar Aswin.
Tujuannya, untuk membangkitkan semangat Jihad sehingga orang yang melihat terpicu melakukan jihad amaliah.
Pada Selasa (15/3/2022), Densus 88 kembali menangkap sejumlah tersangka teroris di Tanah Air.
Tiga tersangka teroris ditangkap di Bogor, Tangerang Selatan (Tangsel), dan Jakarta Barat (Jakbar). (*/Siberindo.co)










