oleh

Dua Pria dan 1700 Burung Diamankan di Bakauheni

BAKAUHENI – Dua penyelundup satwa liar ditangkap aparat berwenang di pelabuhan penyeberangan Bakauheni, Lampung Selatan, Jumat (14/2021) malam.

Dari kedua pelaku, jajaran Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni menyita 1.722 ekor satwa liar yang akan mereka selundupkan.

Dua pelaku yang ditangkap itu adalah, Rohmad Khudori (43), sopir, dan Hendi Dwi Setiawan (21), seorang mahasiswa asal Kelurahan Buanabhakti, Kecamatan Kerinci, Kabupaten Siak.

Mereka bertindak sebagai kurir atau pengantar satwa liar kepada pemiliknya di Pulau Jawa.

Mewakili Kapolres Lamsel AKBP Zaky Alkazar Nasution, Kepala KSKP Bakauheni, AKP Ferdiansyah mengungkapkan, polisi menangkap kedua kurir satwa liar tersebut, setelah melakukan pemeriksaan di pintu masuk Pelabuhan Bakauheni.

“Dari hasil pemeriksaan terhadap Avanza warna hitam B 1667 UID, petugas mendapati 60 paket keranjang plastik dan 4 kardus kecil. Setelah diperiksa lagi, ternyata berisikan satwa liar burung berbagai jenis,” katanya seperti dilansir harianmomentum.com, Sabtu (16-1-2021).

Mantan Kasat Narkoba Polres Lamsel ini juga menjelaskan, berdasarkan keterangan salah seorang pelaku, satwa liar berupa burung tersebut diangkut dari daerah Panjang Bandarlampung dan akan dibawa menuju ke Semarang.

“Mereka diberi ongkos Rp3 juta, namun baru diterima Rp2 juta. Sisanya akan diberikan lagi setelah satwa-satwa itu sampai ke tujuan,” jelasnya.

Kedua pelaku beserta barang bukti diamankan ke Markas KSKP Bakauheni guna  proses hukum lebih lanjut.

“Polisi tengah melakukan penyelidikan, ke pemilik dan penerima satwa liar tersebut,” katanya.

Barang bukti yang berhasil disita yakni satu unit mobil Toyota Avanza warna hitam metalik dengan nomor polisi B 1767 UID berikut kunci kontak kendaraan.

Kemudian, 60 keranjang plastik yang berisi satwa liar berupa burung berbagai jenis yang berjumlah 1.722 ekor.

Rinciannya, 380 ekor jalak kebo, 385 ekor pleci, 80 ekor cinenen, 210 ekor gelatik batu, 570 ekor prenjak jawa, 11 ekor sirih-sirih, 57 ekor madu belukar, 3 ekor poksai, 5 ekor cucak gunung, 13 ekor kinoy dan 8 ekor cucak ranting. (*)

Saibumi.com jaringan Siberindo.co

Komentar

Berita Lainnya