PANGKAL PINANG – Komisaris Utama PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) Letnan Jenderal (Letjen) TNI (Purn) Doni Monardo meninjau sekaligus menanam pohon di lahan bekas tambang bijih timah di Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).
“Saya dukung penuh keinginan Gubernur Kepulauan Babel Erzaldi Rosman, mendorong PT Timah mereklamasi lahan bekas tambang timah untuk dijadikan area produktif yang bermanfaat bagi masyarakat,” kata Letjen TNI (Purn) Doni Monardo di Pangkalpinang, Minggu (14/11/2021).
Ia mengatakan, penanaman jambu mete dan bakau di sekitar lahan bekas tambang timah itu untuk menjadikan lahan ini kembali produktif guna meningkatkan perekonomian masyarakat.
Di samping itu, sekaligus sebagai upaya merehabilitasi lahan yang rusak akibat aktivitas pertambangan.
“Saya senang sekali Pak Gubernur punya komitmen untuk menjaga kelestarian lingkungan dengan mendorong reklamasi lahan eks tambang,” katanya.
Menurut dia, aktivitas tambang timah sering kali merusak lahan. Fungsi lahan terganggu karena terus-menerus dikeruk untuk diambil kandungan timahnya.
Tak jarang, tanah di Pulau Bangka dan Belitung menjadi berlubang menganga.
Tidak hanya di darat, aktivitas tambang timah di lautan juga digarap. Akibatnya, ekosistem laut menjadi terancam.
“Saya lihat dari pesawat juga pulau ini (Bangka) berlubang-lubang,” ujar Doni Monardo.
Gubernur Kepulauan Babel, Erzaldi Rosman Djohan mengatakan, pemanfaatan lahan bekas tambang untuk dijadikan lahan produktif sudah dilakukan, sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.
“Berbagai inovasi telah kami lakukan di lahan eks tambang, tentunya melibatkan masyarakat dalam proses reklamasi sehingga masyarakat mendapat manfaat,” katanya. (*)
Sumber: antaranews.com











Komentar