oleh

Banyak ‘Hoax’ di Media Sosial, Pers Harus Jaga Keberimbangan

KOTA TANGERANG – Pers dinilai memiliki peran besar dalam melakukan sosialisasi Pilar Kebangsaan kepada masyarakat. Jurnalis yang bekerja di bidang tersebut diharapkan mampu menumbuhkan nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika yang dianggap sudah mulai meredup.

“Empat pilarnya masih ada di tengah masyarakat. Namun kita perlu terus ingatkan agar membudaya dan diwariskan kepada generasi penerus,” ungkap Anggota DPR RI Komisi X Rano Karno, saat Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di bilangan Alam Sutera, Senin (16/11/2020).

Rano menjelaskan, pers memiliki kewajiban untuk ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa. Sebagai negara yang menganut Pers Pancasila, insan pers harus menjalankan fungsinya dengan tanggung jawab. Menjadi penyalur aspirasi masyarakat dan kontrol sosial yang konstruktif.

“Bung Karno pernah mengatakan, hanya ada dua hal yang bisa membuat sesuatu terang di kolong di bumi ini. Pertama ialah matahari di langit, ke du pers di dunia. Pernyataan tersebut masih relevan hingga sekarang,” kata Rano.

Baca Juga:   Ketua Dewan Pers: Kehadiran Siberindo Bawa Harapan Baru

Ditambahkan Rano, wartawan atau media harus menyampaikan berita sesuai fakta dan data. Unsur keberimbangan juga wajib diperhatikan mengingat banyaknya informasi hoax di media sosial.

“Pers harus mampu meredam hoax atau berita bohong. Selain tetap wajib juga menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” ujar Rano.

Sementara Imam Priyono, Presenter Terbaik KPI tahun 2016 dari TVRI, menyebut, pers masih memiliki peran besar dalam menyampaikan informasi, sekalipun media sosial terus berkembang.

Baca Juga:   Konten Kebencian dan SARA Diunggah Lewat Medsos

“Sebagai jurnalis wajib melakukan verifikasi dan akurasi data dalam setiap pemberitaan. Apalagi di bidang penyiaran yang menggunakan frekuensi milik publik,” pungkasnya.(zher)

Komentar

Berita Lainnya