Fernando Valente (Istimewa)
JAKARTA – Pelatih Arema FC Fernando Valente mengatakan dirinya tidak tahu cara permainan Persita Tangerang karena klub itu baru saja mengangkat pelatih anyar Divaldo Alves.
Intinya Fernando masih buta soal kekuatan Persita jelang bertemunya kedua tim pada pekan ke-12 Liga 1 Indonesia di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu.
Fernando mengaku hanya mengetahui jika pelatih anyar Persita merupakan orang Portugal, satu negara dengan dirinya.
“Normalnya saya selalu mencoba mencari tahu bagaimana lawan kita bermain. Semua orang juga sudah tahu bahwa Persita mengganti pelatihnya dan saya sangat senang orang Portugal juga,” ujar Fernando.
Meskipun begitu, Fernando cukup optimistis Arema FC bisa mendapatkan kemenangan pada pertandingan tersebut dan membuat mereka keluar dari zona degradasi.
Tambahan tiga poin dapat mengeluarkan Jayus Hariono serta kolega keluar dari zona degradasi setelah selama 11 pekan terakhir berada di posisi tiga terbawah.
“Saya berharap bisa memberikan pertandingan yang bagus. Tentu kami punya ambisi untuk mendapatkan tiga poin,” ungkap Fernando.
“Dan semua orang tahu, kalau kami butuh tiga poin. Di sepak bola tim harus fokus dalam mencetak gol. Berapapun skornya, yang penting kami harus menang,” sambungnya.
Sementara itu kiper Arema FC Julian Schwarzer Garcia mengatakan dirinya telah menjalani persiapan yang cukup dan ia bertekad untuk membawa tim meraih kemenangan ketiganya.
“Saya telah mempersiapkan diri dalam latihan. Kami sudah memenangkan pertandingan dan kami akan mencari lagi. Kami membutuhkan kemenangan ketiga,” tutur Julian.
Saat ini Arema FC berada di posisi ke-16 klasemen sementara Liga 1 Indonesia dengan raihan sembilan pojn dari 11 pertandingan, hanya terpaut satu poin dari Persita Tangerang di peringkat 15. (*)










