JAKARTA – Ulama Syekh Ali Jaber meminta masyarakat untuk tidak mudah terpancing dan diadu domba terkait kasus penusukan terhadap dirinya oleh seorang pemuda di Lampung pada Minggu lalu.
Hal ini disampaikan Syekh Ali Jaber saat menerima kunjungan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD di kediamannya.
Dia juga meminta masyarakat memberikan kepercayaan kepada pemerintah agar kejadian ini tidak akan terulang lagi.
”Insya Alllah saya sepenuhnya memberikan kepercayaan kepada pemerintah khususnya aparat kepolisian,” kata Syekh Ali Jaber melalui keterangan resmi Kemenkopolhukam, Rabu (16/9).
Syeikh Ali Jaber memberikan apresiasi atas kunjungan silaturahmi yang dilakkukan oleh Menko Polhukam Mahfud MD.
”Saya berterima kasih karena Pak Menteri bisa silaturahim, sebenarnya saya biasa panggil guru, saya tak biasa panggil Pak Menteri. Jadi saya sadar kehadiran beliau sebagai bentuk perhatian dan sangat berharga bagi saya. Alhamdullilah kondisi saya sangat membaik,” ujar Sheikh Ali Jaber.
Dia menjelaskan, setelah kejadian itu dia mendapatkan penjagaan yang ketat dari aparat setempat.
”Alhamdulillah saya mendapat perhatian dari aparat keamanan, semua turun tangan. Mulai dari Kapolda bahkan Dandim, semua ikut memperhatikan dan menjaga selama saya berada di Lampung,” tambah Syeikh.
Kepada Menko Polhukam Mahfud MD, Syekh Ali Jaber juga titip pesan agar disampaikan ke Presiden Joko Widodo bahwa dirinya dalam keadaan sehat.
”Salam sungkem kepada bapak Presiden, keadaan saya baik-baik saja,” jelas Syekh Ali Jaber kepada Mahfud MD.
Sementara itu, dalam kunjungannya ke kediaman Syekh Ali Jaber, Mahfud MD menyampaikan rasa simpati, atas peristiwa penusukan terhadap Syeikh Ali Jaber dan minta aparat kepolisian segera menuntaskan kasus tersebut secara terbuka berdasarkan hukum yang berlaku di Indonesia.
”Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak lama sudah terungkap, dan prosesnya bisa lebih cepat,” ujar Menko Polhukam.
Menko Polhukam Mahfud MD juga mendoakan Syeikh Ali Jaber segera pulih, dan bisa kembali berdakwah untuk umat Islam di Indonesia.
”Saya atas nama pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia terutama umat Islam, ikut mendoakan mudah-mudahan segera pulih kembali dan berkiprah kembali membangun kehidupan rohaniah yang lebih sehat bagi umat Islam Indonesia,” pungkas Mahfud.
Sebelumnya, Syekh Ali Jaber ditusuk saat mengisi pengajian di Masjid Afaludin Tamin Sukajawa, Bandar Lampung, Lampung oleh seorang pria berinisial Alfin Andrian.
Akibat serang itu, Syekh Ali Jaber mengalami luka di lengan kanannya. Menurut Ali Jaber, jika dia tidak sempat melihat penyerangnya, dada atau leher Syeikh Ali Jaber bisa menjadi sasaran.
Kejadian itu bermula ketika Syekh Ali Jaber sedang mengisi acara wisuda hafidz quran sekaligus mengisi ceramah di Masjid Afaludin.
Tiba-tiba, pelaku penusukan berusia 24 tahun itu berlari naik ke panggung dan menusukkan sebilah pisau kepada Syekh Ali Jaber dan mendarat di lengan kanan Syiekh Ali Jaber. (mas/bro)











Komentar