oleh

Ridwan Kamil: Preman Pungli di Pasar Caringin Sudah Ditangkapi

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil mengabarkan, aksi pungutan liar (pungli) di Pasar Induk Caringin oleh oknum berseragam telah ditindaklanjuti kepolisian setempat.

Ia menyatakan hal itu dalam unggahan di Instagram dan di akun twitter, Senin (16/8/2021). Pada unggahan tersebut, terdapat tige foto yang berkaitan dengan pungli yang dimaksud.

Foto pertama sejumlah pelaku. Foto kedua, oknum berseragam polisi yang sedang diperiksa, serta satu tangkapan layar soal hasil pungutan liar.

“Laporan masyarakat terkait pungli di Pasar Induk Caringin sudah ditindaklanjuti, para pelaku dan oknum aparat sudah ditangkap dan diamankan kepolisian setempat,” tulisnya.

Baca Juga:   DBL Seri Jabar Jadi Contoh Basket dengan Penonton di Era Pandemi

Dalam slide ketiga, tangkapan layar itu menunjukkan sejumlah uang yang dipungut dan para pelaku yang terlibat.

Dari tangkapan layar itu, ada pungutan liar yang paling besar diminta, yakni di pos 2 motor sebesar Rp 1.000.000 dan pos 2 mobil sebesar Rp. 6.500.000.

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Rudi Trihandoyo sudah mendapat laporan terkait pungli tersebut.

Pihaknya berjanji akan mengusut tuntas soal pungli itu, yang dapat meresahkan masyarakat.

“Iya kami sedang monitoring, dalam proses penyelidikan,” katanya.

Kabar soal pungli ini heboh di media sosial Facebook atas unggahan seorang supir kontainer bernama Angga.

Baca Juga:   Gubernur Jabar Instruksikan Kapolda Perketat Keamanan Acara Dakwah

Ia diduga menjadi korban pungutan liar (pungli) saat masuk dan keluar dari kawasan Pasar Caringin Bandung.

Ia mengaku menghabiskan uang kurang lebih Rp1 juta untuk petugas keamanan, preman pasar, dan oknum polisi.

Wali Kota Bandung, Oded M Danial meminta jajaran terkait menindak tegas kasus pungutan liar (pungli) itu.

Ia berharap kasus tersebut diselesaikan sesuai Undang-undang agar menimbulkan efek jera.

“Bagi semua aparat penegak hukum di mana pun kasus seperti ini secepatnya diproses,” ujar Oded di Kantor DPRD Kota Bandung, Senin (16/8/2021).

Baca Juga:   Ridwan Kamil: Pasar Rakyat Jabar Juara Harus Jadi Pilihan Utama Warga

Meski pungli ini terjadi di pasar yang dikelola swasta, Oded secara tegas meminta Perumda Pasar memantau dan mengawasi, agar kejadian itu tak terjadi di pasar-pasar di bawah naungan Perumda Pasar.

“Pak Dirut dan jajaran harus bisa mengambil pelajaran dari kasus itu,” katanya.

Sebelumnya, para pelaku dan oknum berseragam yang diduga melakukan pungli itu telah ditangkap dan diamankan polisi.

Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil melalui akun media sosialnya.(Ayobandung.com/Kavin Faza)

Komentar

Berita Lainnya