JAKARTA – Ayah Yuni Shara dan Krisdayanti, Trenggono, meninggal dunia, Kamis (15/7/2021), sekitar pukul 15.00 WITA di Bali.
Kronologi meninggalnya Trenggono diceritakan oleh jelas Lena, kerabat dekat Yuni Shara.
“Papa memang sakit di 10 hari di terakhir ini, ya terkena COVID-19. Kemudian Papa dirawat anak-anak di rumah, di Bali dan meninggal di Bali juga,” jelas Lena dilansir !nsert Pagi, Jumat (16/7/2021).
“Kurang lebih di 10 hari terakhir ini (sakit). Yuni juga kebetulan sekitar 10 hari kemarin ada event di Bali dan dia merasa kepingin ketemu Papa dan itu sebelum (Papa) sakit,” cerita Lena.
“Begitu Yunet (sapaan Yuni Shara) pulang, beberapa hari kemudian Papa sakit dan Yunet pun selalu komunikasi dengan adik-adik di sana. Kemudian 2 atau 3 hari terakhir menurun kondisinya. Kemarin sore masih dikabarkan Papa kondisinya kurang bagus,” bebernya.
“(Kamis) dari jam 2 sampai jam 3 sore, Yuni Shara video call dengan adik-adik di sana menuntun perjalanan kepergian Papa alhamdulillah,” tuturnya.
“Mbak Yuni Shara yang menuntun Papa secara Islam tadi. Alhamdulillah dengan mudah dan tenang Papa selama jalannya menuju dipanggil Allah SWT. Mohon doa dan dimaafkan segalanya, mungkin Papa ada salah yang disengaja maupun tidak disengaja,” ungkap Lena kerabat Yuni Shara dan Krisdayanti.
Almarhum ayah Yuni Shara dan Krisdayanti dikatakan Lena tidak mengidap penyakit bawaan, hanya saja memang usianya sudah masuk lansia. Setelah terpapar COVID-19, sang ayah sempat mengalami sesak napas.
“Otomatis kalau saat ini terakhir-terakhir Papa ada sesak. Di usia 79 tahun di akhir-akhir ini memang sakit (sudah) tua,” kata Lena
Akhirnya, ayah Yuni Shara dan Krisdayanti dimakamkan pada Kamis (15/7) malam dengan prosedur protokol kesehatan ketat Covid-19 di Bali. (ben)











Komentar