JAKARTA – Seorang pemuda Madura diundang Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, setelah viral di media sosial.
Pemuda bernama Khomaidi itu ternyata seorang santri dari Sampang, yang juga tekun membuat miniatur pesawat Garuda, dan menerbangkannya di langit Madura.
Khomaidi diundang ke Jakarta oleh Menteri BUMN Erick Tohir untuk menerbangkan langsung miniatur pesawat bikinannya di arena aeromodelling di kawasan Bandara Halim Perdana Kusuma.
“Ini berawal dari hobi dan kecintaan terhadap pesawat udara, Gus Khomaidi berhasil membuat miniatur pesawat yang bisa diterbangkan,” ujar Erick Thohir.
Bersmaan dengan itu, pihak PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk membantu Khomaidi untuk lebih mengembangkan kreativitasnya.
Bantuan di antaranya dana CSR sebesar Rp50 juta dari BRI yang dapat menjadi modal usaha bagi Khomaidi.
Kemudian, dukungan promosi dari Garuda Indonesia berupa kesiapan kanal GarudaShop untuk menjual miniatur tersebut.
Menteri BUMN, Erick Thohir turut memberikan apresiasi kepada hasil kreativitas dari Khomaidi.
Menurut Erick, Khomaidi tidak pernah menyerah dalam usahanya untuk membuat miniatur pesawat terbang yang ia labeli Garuda Indonesia itu.
“Apa yang dilakukan Gus Khomaidi ini luar biasa. Demi wujudkan kreativitasnya, ia tak peduli saat diragukan orang. Meski perlu waktu lama, ia terus mencoba hingga berhasil, dan kini banyak orang, termasuk saya sangat mengapresiasinya,” ucapnya.
Erick menambahkan, BUMN sebagai agent of development serta pelayanan publik memberikan ruang terjadinya kolaborasi untuk bersama membangun ekosistem.
Dengan demikian, para kreator-kreator seperti Khomaidi bisa semakin berkembang.
“Saya punya mimpi Indonesia jadi negara yang ekonomi kreatifnya maju, dengan pop culture yang bisa menjadi andalan,” ujarnya.
Nilai tambah dari kreasi Khomaidi ini, kata Erick, bisa memperkaya elemen pop culture khas Indonesia, dengan Garuda Indonesia sebagai lambang dari transportasi udara representatif bangsa kita.
“Kita harus berani bermimpi, tapi harus dikerjakan dalam keseharian. Saya berharap mimpinya Gus sudah jadi kenyataan, naik Garuda, melihat cockpit, bikin pesawat Garuda, Insya Allah usahanya makin maju,” ucap Erick.
Perjumpaan ini diawali ketika Erick Thohir melihat video Khomaidi di media sosial yang inspiratif. Khomaidi membuat dan menerbangkan miniatur pesawat Garuda Indonesia.
Erick menambahkan, hal ini merupakan gambaran bahwa orang Indonesia sejatinya sangat mendukung maskapai Garuda Indonesia.
Hal inilah yang melatarbelakangi Erick, mengajak Khomaidi merasakan naik pesawat Garuda Indonesia.
“Jadi kami mengajak Gus merasakan pesawat Garuda Indonesia. Ini adalah apresiasi dari kami, dan ini juga menggambarkan bahwa Garuda Indonesia sedang melakukan recover dari situasi saat ini,” ucap Erick.
Khomaidi mendapat inspirasi untuk membuat miniatur pesawat setelah belajar aeromodelling, yang ia tuangkan dalam bentuk miniatur pesawat Garuda Indonesia.
Khomaidi mengucapkan terima kasih kepada Erick Thohir, Garuda Indonesia dan BRI.
“Ini suatu kebanggaan dan kehormatan buat saya, yang tidak akan terlupakan seumur hidup saya. Ke depan, kami akan produksi pesanan miniatur pesawat dan membuat komunitas aeromodelling di Madura,” ujarnya.
Atas kreativitasnya ini, BRI memberikan dukungan berupa bantuan alat produksi yang diharapkan dapat menyemangati dan membantu Khomaidi dalam membuat miniatur pesawat yang lebih bagus.
Direktur Bisnis dan Wholesale BRI, Agus Noorsanto mengatakan, BRI membantu mengembangkan usaha, tahap pertama ini berupa CSR Rp50 juta.
“Ke depan jika nilai usahanya berkembang, BRI siap memberikan pendanaan melalui pinjaman dengan bunga murah,” ujar Agus. (*/Siberindo.co)
Sumber: bumn.go.id










