oleh

Belasan Rumah Warga Polman Rusak Diterjang Puting Beliung

POLMAN–Belasan rumah warga di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, rusak parah diterjang angin puting beliung. Sapuan angin, membuat atap dan dinging rumah warga terlepas hingga berjatuhan.

Peristiwa yang sempat memicu kepanikan warga ini, terjadi di Desa Buku, Kecamatan Mapilli, Kamis petang, sekira pukul 17.30 wita. Angin puting beliung menerjang saat hujan deras mengguyur.

“Saya langsung turun dari rumah untuk menyelamatkan diri. Saya takut karena anginnya kuat sekali, membuat dinding rumah saya terjatuh,” kata salah satu warga yang rumahnya rusak diterjang angin, Hasni kepada wartawan di lokasi kejadian, Kamis malam (14/10/2021).

Baca Juga:   Puting Beliung Rusak Belasan Rumah di Temanggung, Pemkab Terus Lakukan Identifikasi

Berbeda dengan warga lainnya Amrin, yang mengaku memilih bertahan di rumah, walau sempat kaget setelah mendengar suara gemuruh angin disusul suara atap yang terlepas.

“Yang jelas saya kaget, apalagi waktu itu saya di dalam kamar. Karena itu saya langsung mematikan kilometer listrik, dan mengamankan sejumlah barang elektronik seperti televisi dan kipas angin,” ungkap Amrin terpisah.

Kendati begitu, Amrin mengaku hanya dapat pasrah, lantaran sejumlah harta benda di rumahnya rusak terkena air hujan. Pasalnya hampir semua atap rumahnya terlepas ditiup angin.

“Ya begitu, banyak yang rusak karena basah. Air semua masuk ke dalam rumah karena atap sudah terlepas,“ imbuhnya sembari menunjukkan beberapa barang yang sudah rusak.

Baca Juga:   Puting Beliung Mengamuk di Bangka Belitung dan Lampung

Tokoh Masyarakat desa Buku, Yading berharap kepada pemerintah agar segera turun memberikan bantuan terhadap warga, yang rumahnya rusak diterjang angin putting beliung ini.

“Harapan kami selaku masyarakat di Desa Buku ini, secepatnya pemerintah melakukan antisipasi, menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak kerasnya angin puting beliung, yang sebagian rumah masyarakat atapnya beterbangan, akibat keranya angin puting beliung,“ pintanya.

Apalagi menurut dia, beberapa warga yang rumahnya rusak diterjang angin puting beliung, terpaksa mengungsi ke rumah sanak keluarga.

“Untuk sementara ini, para korban yang rumahnya terkena angin puting beliung, sementara mengungsi ke rumah sanak saudara yang dekat dari rumah yang terdampak angin puting beliung,“ pungkas Yading.

Baca Juga:   Ratusan Warga Polman Arak Bendera Peserta Euro Keliling Kota

Berdasarkan pantauan wartawan, selain menimbulkan sejumlah kerusakan, salah satu rumah warga juga bergeser sejauh satu meter akibat tiupan angin puting beliung. Selain itu, hujan deras juga menimbulkan genangan banjir, di sekitar rumah terdampak bencana angin puting beliung.

Sementara itu, warga yang berada di lokasi kejadian, belum berani memindahkan atap dan dinding yang beterbangan tertiup angin, karena cuaca masih buruk. Kondisi diperparah, padamnya aliran listrik ke rumah-rumah warga, karena salah satu kabel utama terputus. (thaya/red)

Komentar

Berita Lainnya