JAKARTA – Pemerintah menyiapkan hotel bintang dua dan tiga di Jakarta tempat sebagai isolasi mandiri pasien positif Covid-19 tanpa gejala.
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan ada sekitar 10-15 hotel dengan kapasitas 1.500 hingga 3.000 orang yang bisa digunakan menampung pasien positif tanpa gejala.
Program ini merupakan kerja sama dengan pihak swasta. ”Jaringan grup Accord, Novotel, Ibis dan lain-lain seperti Harris dan sebagainya,” kata Menteri Terawan melalui keterangan pers virtualnya, Senin (14/9).
Jumlah hotel tersebut kata dia akan ditambah hingga 15-30 hotel jika diperlukan. Selain hotel, pemerintah kata dia juga menyiapkan dua tower di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, Kemayoran. Yaitu tower 4 yang memiliki 2.472 tempat tidur dan tower 5 dengan 2.472 tempat tidur.
Balai Pelatihan Kesehatan di Jakarta juga dijadikan ruang isolasi dengan kapasitas kamar 326, sehingga bisa menampung 653 orang.
”Kami juga menyiapkan beberapa Bapelkes baik di Batam, Semarang, maupun Makassar,” Menteri Terawan.
Menurut Menteri Terawan hingga 13 September 2020, rumah sakit di Jakarta masih memiliki ruang isolasi kosong untuk pasien gejala sedang sebanyak 5.293 tempat tidur dan pasien gejala berat di ruang ICU sebanyak 722 tempat tidur. (mas/bro)











Komentar