BANDUNG – Pakar hukum sekaligus pengamat politik terkenal di Bandung dan juga guru besar dari Universitas Parahyangan, Prof Asep Warlan Yusuf, meninggal dunia.
Informasi tentang meninggalnya Prof Asep Warlan, pertama beredar dari pesan berantai whatsapp.
“Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun. Saya memperoleh informasi dari Dokter ICU RSHS, bahwa Prof Asep Warlan Yusuf baru saja meninggal dunia,” demikian pesan itu.
“Allahumagfirlahu Warhamhu Wa’afihi Wa’fuanhu, Semoga Almarhum Husnul Khotimah. Aamiinn Yaa Rabb,” tulis pesan berantai yang tersebar.
Guru Besar Guru besar Universitas Parahyangan (Unpar) ini meninggal dunia di ICU RS Hasan Sadikin Bandung.
Menurut informasi, Asep Warlan meninggal diduga karena Covid-19, dan telah mengalami perawatan sejak beberapa pekan terakhir di RSHS
Rektor Unpar Mangadar Situmorang mengatakan, Prof Asep Warlan Yusuf telah berpulang. Dia mengungkapkan duka citanya atas kepulangan Prof Asep Warlan.
Rektor menuturkan, UNPAR kehilangan besar atas kepergian Prof Asep Warlan Yusuf.
“Prof Asep merupakan seorang guru besar, intelektual, dan cendekiawan ilmu hukum yang sangat cerdas, piawai, sekaligus sangat bersahabat,” katanya, Selasa (15/3/2022).
Dia menambahkan, almarhum merupakan cendekiawan yang tidak saja berkutat dengan tugas pengajaran dan pendidikan.
Mangadar melihat sosok Asep sebagai m peneliti dan pegiat akademik.
Tak hanya di Jabar, kiprah Asep Warlan juga terbukti di tingkat nasional.
Bahkan, kata Mangadar, Asep memiliki jaringan kerja yang luas baik lintas ilmu, organisasi, lintas agama dan lintas etnis.
Dekan Fakultas Hukum Unpar Liona Nanang Supriatna juga menyampaikan duka cita. Dia mengenang sosok Asep yang humoris.
“FH UNPAR sangat kehilangan Prof yang baik dan humoris ini. Semoga tenang di Surga,” tutur Liona. (*/Siberindo.co)










