AMBON–Meskipun Covid-19 saat ini meningkat di Indonesia bahkan di Kota Ambon, pemilihan kepala desa (pilkades) secara serentak tetap dilaksanakan.
Pilkades serentak akan dilaksanakan di delapan desa dan satu negeri, antara lain; Wayame, Negeri Lama, Poka, Hunuth, Nania, Waiheru, Latta, dan Desa Galala, serta Negeri Hative Kecil, dan akan dilaksanakan pada 7 Maret 2022.
“Proses pilkades tetap dilaksanakan, Covid-19 kita akan tekan secara permanen,” kata Walikota Ambon, Richard Louhenapessy, kepada info-ambon.com, grup Siberindo.co di Balai Kota Ambon, Senin (14/2/2022).
Dikatakan, pelaksanaan pilkades tetap berjalan, karena semuanya sudah disiapkan, misalnya pemantapan administrasi, sehingga kedepan semua sudah siap.
“Pemantapan administrasi telah disiapkan, kemungkinan sehari dua ini semuanya sudah siap,” ujar Walikota.
Dengan begitu, seluruh persiapan terkait pilkades serentak sudah berjalan. Sekarang pihaknya tinggal menunggu pilkades serentak berjalan sesuai waktu yang ditentukan.
“Ketika persiapan itu sudah dilakukan, maka, diharapkan pilkades serentak bisa tuntas bulan Maret, sesuai dengan waktu yang telah ditentukan,” imbuh Walikota.
Oleh karena itu, Pemkot Ambon lewat Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 akan mengontrol protokol kesehatan ketika pilkades serentak berlangsung. Satgas juga akan berupaya menekan penyebaran virus itu.
“Yah pasti, protokol kesehatan akan tetap diterapkan dan memantau langsung satgas ketika proses pilkades serentak jalan,” demikian orang nomor satu Kota Ambon ini. (EVA-info-ambon)






