oleh

Panjat Tembok Gunakan Kain Sarung, 2 Napi Lapas Nunukan Kabur

NUNUKAN – Dua narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara), kabur.

Kepala Lapas Nunukan, Taufik Hidayat, mengatakan, pihaknya sejak kemarin telah melakukan pencarian napi yang kabur dan telah berkoordinasi dan meminta bantuan kepada Polres Nunukan.

“Pencarian kami awali dari Lapas Nunukan menuju perkampungan penduduk sekitar. Tim gabungan Polres dan Lapas pun menyisir lokasi-lokasi pemukiman ke arah pesisir sungai dan laut, tempat penyimpanan speedboat ataupun perahu,” ungkap Taufik, Minggu (14/2/2021).

Pengawasan penyeberangan sungai dan laut juga diperketat. Sebab dua narapidana bernama Indra Adi Saputra dan Toa merupakan narapidana titipan dari luar daerah ke Lapas Nunukan sejak tahun 2020.

Baca Juga:   Tersangka Korupsi Balai Desa di Gunungkidul Dibekuk di Kalbar

“Untuk identitas dan ciri-ciri kedua narapidana juga sudah kami sebarluaskan, agar warga yang melihat dapat melaporkan ke petugas kepolisian ataupun Lapas,” kata Halaman.

Dijelaskannya, Indra Adi Saputra adalah warga Desa Sanur, Kecamatan Sebuku, Kabupaten Nunukan. Terpidana dihukum atas perkara kriminal pasal 363 KHUP tentang pencurian dengan pemberatan, dan divonis hukuman 3 tahun sejak 2020 lalu.

Baca Juga:   Polisi Lengah, Tahanan Kabur Setelah Diberi Makan

Sementara itu, Tuo Bin Udding warga RT 07, Desa Tideng Pale, Kecamatan Sesayap. Dia dihukum 3 tahun dimulai tahun 2020, juga atas perkara kasus kriminal pasal 363 KUHP.

“Dari bukti yang diperoleh sementara, kedua Narapidana ini kabur melalui tembok bagian belakang menggunakan sarung yang dia robek dan dibentuk seperti tali memanjang dan besi pendek di bagian ujung sarung untuk mengait, setelah itu dilemparkan kebagian atas tembok. Atas peristiwa itu terlihat bekas telapak kaki, kawat di atas tembok bagian atas juga terbuka selebar badan,” jelasnya.

Baca Juga:   Kabur dari Rumah Selingkuhan dan Jatuh, Warga BU Nyaris Diamuk Massa

Kaburnya kedua narapidana juga menyebar di media sosial, salah satunya di Facebook yang di share akun atas nama Rustam Bah, Sabtu, 13 Februari 2021.

Dia menuliskan, “Bantu up bantu share Pelarian dari lapas Nunukan”. Postingan itu pun telah dibagi sebanyak 156 kali, dan 172 komentar saat ini.(vr)

Komentar

Berita Lainnya