oleh

Polda Metro Telah Tangkap Tujuh Pengeroyok Ade Armando

Video rekaman pengeroyokan Ade Armando.

JAKARTA–Penyidik Polda Metro Jaya telah menangkap tujuh orang yang diduga terlibat pengeroyokan pegiat media sosial sekaligus dosen Universitas Indonesia Ade Armando saat demo mahasiswa di depan Gedung DPR/MPR RI Jakarta Pusat, Senin lalu.

Kombes Pol Endra Zulpan

Ketujuh orang itu yakni Muhammad Bagja, Komarudin, Dhia Ul Haq, Abdul Latif, Arif Pardhiani, Markos Iswan, dan Alfikri Hidayatullah.

Baca Juga:   Polda Metro Tetapkan Firli Bahuri Tersangka Dugaan Pemerasan terhadap SYL

“Mereka yang sudah ditangkap, kami periksa dan mereka ditetapkan sebagai tersangka aksi kekerasan ini,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan di Jakarta, Kamis.

Zulpan mengatakan dua nama yang terakhir, Markos Iswan dan Alfikri Hidayatullah masing-masing ditangkap di Sawangan, Depok, Jawa Barat dan di Jagakarsa Jakarta Selatan pada Kamis dinihari tadi.

Baca Juga:   Pasien Covid-19 Meninggal, Obatnya Dikumpulkan Lalu Dijual

Zulpan menambahkan, kedua tersangka memiliki peran sebagai pelaku pemukulan terhadap Ade Armando.

Saat ini, petugas masih memburu seorang lainnya yang diduga terlibat penganiayaan Ade Armando, yaitu Ade Purnama pelaku pemukulan yang mengenakan topi.

Sementara itu, nama Abdul Manaf yang sempat dikejar petugas di Karawang, Jawa Barat, terbukti tidak terlibat pengeroyokan Ade Armando.

Baca Juga:   Mahfud MD Puji Kejelian KPK Tetapkan Kepala Basarnas Tersangka

Zulpan menyebutkan sistem face recognition salah mengidentifikasi Abdul Manaf karena salah satu pelaku pemukulan mengenakan topi sehingga alat tersebut tidak mengenali pelaku secara akurat.

“Salah. Itu teknis kepolisian dia pakai topi jadi tertutup itu,” ujar Zulpan. (*)

Berita Lainnya