TANJUNGPINANG– Safari Ramadhan yang dilakukan rombongan Gubernur Kepri Ansar Ahmad pada Senin (11/4/2022) ditindaklanjuti untuk mewujudkan harapan-harapan masyarakat. Di antaranya adalah harapan masyarakat yang menginginkan listrik mengalir selama 24 jam.
“Pulau Pangkil itu terkenal sebagai pulau yang menghasilkan santri-santri terbaik dan madrasahnya sudah ada sejak lama. Jadi masih janggal kalau listriknya belum menyala 24 jam,” kata Gubernur Ansar.
Hal itu dikatakan Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad saat menyambangi kantor PLN Tanjungpinang, Rabu (13/4/2022), membicarakan aliran listrik di pulau Pangkil yang belum 24 jam.
Gubernur saat itu didampingi Asisten II Provinsi Kepri Syamsul Bahrum, tiba di kantor PLN Tanjungpinang disambut pimpinan dan jajaran PLN area Tanjungpinang.
Manajer PLN area Tanjungpinang yang diwakili Manajer Bagian Perencanaan Silvia Iriani mengungkapkan Pulau Pangkil bisa teraliri selama 24 jam. Namun dibutuhkan penambahan tenaga ahli daya sebanyak lima orang. Saat ini tenaga ahli daya yang ada di Pulau Pangkil masih berjumlah tiga orang.
Selain itu, penambahan kapasitas tangki solar untuk mesin pembangkit listrik di Pangkil juga dibutuhkan. Diperkirakan butuh tangki tambahan berkapasitas 20 ton untuk melengkapi tangki 25 ton yang sudah ada.
Menanggapi hal itu, Gubernur Ansar menawarkan bantuan tenaga ahli daya yang dibutuhkan agar disediakan Pemerintah Provinsi Kepri. Ia akan segera meminta Dinas ESDM untuk menginventarisasi kebutuhan-kebutuhan yang dibutuhkan agar pulau Pangkil bisa teraliri listrik 24 jam.
“Kalau ada yang Pemprov bisa bantu pasti kita bantu. Kita bekerja sama-sama biar Pangkil bisa hidup 24 jam,” pungkas Gubernur Ansar.(jlu/arl–Zakmj)










