oleh

Borobudur Highland Dirancang Jadi Kawasan Wisata Baru

MAGELANG – Badan Otorita Borobudur (BOB) siap kembangkan lima Zona Borobudur Highland di kawasan perbukitan Menoreh dengan menggandeng BU (Badan Usaha).

Hal ini dijelaskan Direktur Utama Badan Otorita Borobudur, Indah Juanita dalam sebuah agenda dengan tajuk ‘Kerja Sama Pemrintah dan Badan Usaha (KPBU) Zona Otorita Badan Otorita Borobudur’.

“Pada prinsipnya kita akan melakukan kerjasama pemerintah Badan Usaha yang diprakarsai oleh Bappenas,” tutur Indah dalam acara pemaparan di The Herritage Convention Center, Magelang, Jumat (12/3/2021)

Pemerintah melalui BOB akan mengembangkan kawasan wisata yang bertema Culture-Adventure Ecoresort ini dengan seluas tanah 309 Ha mencangkup tiga Kabupaten.

Baca Juga:   Dibahas, Regulasi Pemanfaatan Borobudur dan Prambanan sebagai Destinasi Religi

Ketiga Kabupaten tersebut meliputi Kabupaten Magelang, Kabupaten Purworejo dan Kabupaten Kulon Progo.

Dari luas tanah 309 Ha, kawasan wisata Borobudur Highland dibagi menjadi 50 Ha HPL serta 259 Ha kerja sama antara BOB dengan Perhutani selama 30 tahun.

Selain itu, kawasan wisata Borobudur Highland ini juga dinilai memiliki lokasi strategis, sebab jarak tempuh kawasan tersebut menuju Candi Borobudur hanya terpaut 12,5 km.

Selanjutnya, Indah juga menjelaskan mengenai Masterplan hingga lima zona kawasan perbukitan Menoreh yang bakal dikembangkan.

“Masterplan kita terdiri dari beberapa zona, ada zona Extreme, zona untuk pintu gerbang, zona wisata budaya, zona Resort dan untuk atraksi.” tutur Indah.

Baca Juga:   Kemenag: Jaga Kelestarian Candi Borobudur dan Tebar Dharma bagi Umat Manusia

Sementara itu, untuk pengembangan Resort pada pada wilayah tanah HPL serta kerjasama BOB Perhutani diperkirakan akan ada total 1.050 kamar (unit).

Menurut Indah, hal ini disebabkan karena bangunan di wilayah tersebut rata-rata dua hanya lantai serta Resort nya penuh dengan pohon.

Kedua hal tersebut, kata dia, menjadi tantangan tersendiri bagi BOB dalam berupaya mempertimbangkan pengelolaan lingkungan.

Sebab, ia juga telah diwanti-wanti oleh Menparekraf, Sandiaga Uno. Indah menambahkan bahwasanya apabila telah menebang satu pohon maka wajib hukumnya untuk menanam pohon 3 kali lipat lebih banyak.

Baca Juga:   Dututup, Teras Pinisi dan Jembatan Kaca di Kawasan Wisata Bira

Indah pun yakin bahwa dengan akan adanya kerjasama tersebut maka tantangan tersebut bakal mampu dilewati dengan baik.

Ia melanjutkan mengenai pencapaian BOB untuk perkembangan kawasan wisata Borobudur Highland. Menurut dia, saat ini tengah masuk pada tahap konsultasi publik.

“Kita sudah melakukan studi pendahuluan yang dilaksanakan dibantu oleh Bappenas dimana sudah selesai. Kita sekarang masuk ke pembuatan OBC dan FBC.” kata Indah.

Selanjutnya, Indah berharap bahwa kedepannya akan lebih banyak investor masuk sehingga proses pengembangan kawasan wisata Borbudur Highland ini mampu selesai dengan cepat. (*/cr4)

Sumber : kumparan.com

Komentar

Berita Lainnya