General Manager PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU), Adams Yogasara, menuturkan kini progres pembangunan SPKLU ini telah selesai dan dapat segera digunakan oleh para pengguna mobil listrik di Kota Ambon.
“Alhamdulillah progres pembangunan SPKLU untuk EV charging di Kota Ambon ini telah mencapai 100 persen dan akan segera diresmikan sehingga dapat segera dimanfaatkan oleh para pengguna mobil listrik di Ambon,” jelasnya kepada info-ambon.com, grup Siberindo.co, Kamis (13/1/2022).
Adams juga menambahkan dengan hadirnya SPKLU ini diharapkan dapat meningkatkan pengguna mobil listrik di Kota Ambon, sehingga dapat meningkatkan penggunaan energi bersih dan lebih ramah lingkungan di Kota Ambon ini sendiri.
Adapun SPKLU yang dihadirkan di Ambon ini adalah EV charger jenis fast charging dengan daya 50 kilo watt (kW). Dengan menggunakan EV charger ini, para pengguna mobil listrik dapat melakukan pengisian kendaraan listriknya hingga 100 persen selama 45 menit dari posisi 0 persen.
Pengisian melalui EV charger di SPKLU ini pun memakan waktu lebih cepat jika dibandingkan dengan menggunakan home charging atau pengisian daya di rumah yang dapat memakan waktu hingga 6 jam.
Sebelumnya pada tahun 2021 lalu, PLN telah menghadirkan SPKLU untuk motor listrik di Ambon. Hadirnya SPKLU tersebut akhirnya berhasil menarik hadirnya mobil listrik di Kota Ambon.
“Kami langsung menyiapkan infrastruktur pendukung ekosistem mobil listrik untuk di Kota Ambon ini dan akhirnya kami hadirkan SPKLU yang bisa digunakan untuk mobil listrik yang kini sudah dapat kita temui di Kota Ambon,” tutup Adams. (EVA-infoambon)










