oleh

Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad Tutup Latihan Acelerated Free Fall Brigif Para Raider 18/Trisula 

JAKARTA – Panglima Divisi Infanteri 2/Kostrad, Mayor Jenderal TNI Andi Muhammad SH menutup Latihan AFF (Acelerated Free Fall) Brigif Para Raider 18/Trisula Kostrad TA 2021, di Lapangan Terbang Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten. Sabtu (13/11/2021).

Latihan AFF merupakan program yang dibuat untuk menciptakan prajurit dengan kemampuan terjun bebas yang handal dan profesional.

Dengan demikian, bisa mendukung tugas pokok satuan Para Raider dalam melaksanakan operasi lintas udara.

Baca Juga:   Praktisi Intelijen Nilai Pernyataan Effendi Simbolon Tentang TNI Lukai Hati Prajurit

Latihan yang digelar 25 Oktober s/d 13 November 2021 ini, terdiri atas pengetahuan alat kelengkapan free fall, teknik melipat payung, exit/keluar pesawat, melayang, dan teknik kemudi/mendarat, serta aplikasi terjun yang dilaksanakan di Lapangan Terbang Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten.

Dalam Latihan AFF Brigif Para Raider 18/Trisula TA 2021, peserta melaksanakan latihan teknik melayang dengan memanfaatkan fasilitas wind tunnel yang dimiliki Divisi Infanteri 2 Kostrad.

Harapan dari penyelenggara agar peserta latihan mendapatkan gambaran pelaksanaan melayang di udara.

Baca Juga:   Pangdam VI/Mlw Tinjau Fasilitas Ruang Isolasi di Asrama Haji

Latihan AFF Brigif Para Raider 18/Trisula Kostrad TA 2021 menggunakan sistem stage dimana peserta harus bisa melawati 9 stage yang sudah ditentukan oleh Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) dan Pusdiklat Kopassus sebagai syarat kelulusan latihan.

Hal ini merupakan sejarah yang ditorehkan Divisi Infanteri 2 Kostrad khususnya Brigif Para Raider 18/Trisula Kostrad dengan pertama kalinya menyelenggarakan Latihan AFF (Acelerated Free Fall).

Baca Juga:   Prajurit di Sektor 4 Juga Jaga Ketahanan Pangan

Pangdivif 2 Kostrad, Mayor Jenderal TNI Andi Muhammad SH, menyampaikan ucapan selamat sekaligus rasa bangga atas keberhasilan para peserta dan penyelenggara yang telah melaksanakan latihan dengan lancar dan aman.

Pangdivif 2 Kostrad juga menyampaikan harapannya agar pengetahuan dan keterampilan teknik terjun bebas ini mampu di aplikasikan di satuan dalam melaksanakan infiltrasi ke daerah musuh melalui udara dan juga dapat mencetak peterjun Kostrad yang handal. (*)

Sumber: Kostrad.mil.id/ Pen

Komentar

Berita Lainnya