BERAUKALTARA — Kasus Covid-19 di Tarakan, Kalimantan Utara kembali bertambah. Kali ini klaster perkantoran muncul, pelayanan kantor pemerintahan terganggu.
Salah satu kantor pemerintahan, yakni Kantor Kelurahan Kampung I Skip, Tarakan Tengah, terpaksa menutup pelayanan. Tampak kondisi kantor yang sepi.
Menurut Jjurubicara Satgas Covid-19 Tarakan dr Devi Ika Indriarti, “Ada penambahan tujuh kasus dari klaster perkantoran, pelaku perjalanan, dan kontak erat dengan pasien.”
“Diharapkan kepada warga yang telah melakukan perjalanan keluar Tarakan untuk tidak masuk ke kantor bekerja sebelum karantina mandiri 14 hari atau melakukan tes swab,” katanya.
Dari tujuh yang dinyatakan positif, tiga orang dari klaster perkantoran, akibatnya salah satu kelurahan tidak bisa melayani warga.
Meski demikian Provinsi Kalimantan Utara masih terbaik se-Indonesia dalam penanganan Covid-19. Untuk saat ini total positif 909 kasus yang terdiri dari Tarakan 404, Bulungan 287, Malinau 137, Nunukan 69, dan Tana Tidung 12, dengan angka kesembuhan 794 orang. (thr)











Komentar