Masih juga menjadi pertanyaan besar, mengapa The Reds begitu irit dalam menambah personel musim ini. Terhirung baru satu pemain yang berhasil direkrut. Padahal Liverpool mendulang banyak uang setelah tampil sebagai campione di Premier League. Nah berikut penjelasan sang arsitek Jurgen Klopp.
JAKARTA – Tegas dari berbagai wawancara, Jurgen Klopp menekankan Liverpool tidak akan menghambur-hamburkan uang saat merespons kritikan mengenai timnya yang tidak royal dalam belanja pemain selepas menjadi juara Liga Primer Inggris.
Liverpool unggul 18 poin di puncak klasemen saat meraih titel Liga Primer 2019/20, namun belakangan dianggap terlalu santai dalam jendela transfer musim panas ini karena baru merekrut satu pemain, sementara para rival, terutama Cheslea begitu aktif memperbarui komposisi skuad mereka.
Kostas Tsimikas dibeli dari Olympiakos senilai ÂŁ11,75 juta pada Agustus lalu guna menghadirkan persaingan bagi Andy Robertson di sisi kiri pertahanan The Reds.
Gelandang Bayern Munich, Thiago Alcantara terus dihubungkan dengan kepindahan menuju Anfield, namun Liverpool sejauh ini dilaporkan belum mau menyanggupi banderolnya yang mencapai €30 juta.
Menjawab berbagai kritikan yang masuk soal aktivitas transfer klubnya dalam mempersiapkan musim baru, Klopp lantas memberikan penjelasan.
A sweet Salah strike ⚡️#LIVLEE pic.twitter.com/Scz8DQMggx
— Premier League (@premierleague) September 12, 2020
”Sejak saya berada di sini, belum ada satu jendela transfer pun yang membuat saya berpikir. Jika kami tidak mendapatkan pemain ini, maka kami tidak bisa memulai musim. Tidak sekali pun,” tutur Klopp kepada Sky Sports, Minggu (13/9).
”Kami berada dalam situasi mewah dan jika kami dapat mendatangkan seseorang, maka pemain tersebut memang sangat bagus dan jika tidak, kami sudah memiliki skuad yang bagus.”
”Ini bisnis. Selama bertahun-tahun saya di sini, selalu sama. Bukan berarti kami selalu melakukan hal yang benar, kami melakukan hal-hal sebaik mungkin yang kami bisa.”
”Semua tergantung pada hal-hal yang berbeda. Satu menemukan pemain, satu memiliki uang dan semua hal semacam itu,” imbuhnya.
”Tapi saya membaca pagi ini bahwa ada yang bisa membaca bahasa tubuh saya yang menunjukkan kecemasan atau kemarahan’ atau hal-hal semacam itu. Menarik! Menilai dari bahasa tubuh saya!”
”Saya meyakini musim ini, ketika kami kalah dalam sebuah pertandingan, ketika semua orang akan melihat apakah saya masih sosok lucu seperti biasanya dalam jumpa pers ketika saya memenangkan pertandingan,” tandas Klopp.
Klub ini, sambung dia sejak sudah menghabiskan banyak uang. ”Lalu apa yang kami peroleh. Itu selalu terjadi. Saya tidak tahu mengapa ini begitu mengejutkan sekarang, ini bukan hal baru.”
”Hampir semua yang kami peroleh, kami belanjakan, jika kami harus melakukannya pada saat ini. Jika tidak, kami tidak akan melakukannya, karena tidak masuk akal untuk menghambur-hamburkan uang.”
”Ketika saya berbicara tentang kesulitan zaman yang kita jalani saat ini, orang-orang mungkin berpikir, Benarkah? Di sepakbola juga? Ya! Cukup mengherankan, di sepakbola juga.”
”Jika kami dapat menemukan pemain yang tepat, transfer mungkin akan terjadi, jika tidak, maka tidak akan terjadi. Itu saja, dan saya tahu diri bahwa ketika jor-joran di musim ini, manajemen pun akan menuntut lebih. Ini yang tentu sulit,” tutup Klopp. (mas/bro)











Komentar